Los Angeles Clippers saat ini tidak memiliki rencana untuk segera menjual Brandon Ingram dan mendapatkan kembali aset mereka setelah hukuman berat yang dijatuhkan NBA. Sebaliknya, Ingram juga siap bergabung dengan Clippers, saat kesepakatan transfer Kawhi Leonard diresmikan oleh NBA.
Setelah Clippers menerima hukuman terberat dalam sejarah NBA karena melanggar batasan gaji untuk membayar Kawhi Leonard, Brandon Ingram masih diharapkan bergabung dengan franchise tersebut di tengah kesepakatan perdagangan besar yang akan datang dengan Toronto Raptors.
Ingram menunjukkan performa gemilang di musim 2025-2026 bersama Raptors, dan meraih penghargaan All-Star kedua dalam kariernya. Dalam 77 pertandingan, ia mencetak rata-rata 21,5 poin, 5,6 rebound, dan 3,7 asis per gim dengan persentase tembakan 47,7 persen dari lapangan dan 38,2 persen dari jarak tripoin.
Sayangnya, cedera tumit di akhir musim menghancurkan karier Ingram dan Raptors. Ia kesulitan sepanjang babak pertama Playoff NBA melawan Cleveland Cavaliers, hanya mencetak rata-rata 12,0 poin dengan persentase tembakan yang buruk yaitu 32,8 persen dalam lima pertandingan.
Dia menjalani operasi tumit kanan pada bulan Mei setelah kekalahan Raptors di babak pertama.
Perbincangan mendadak seputar masa depan Ingram, meskipun transfernya belum diresmikan, merupakan bagian dari spekulasi luas seputar Clippers setelah mereka dikenai sanksi berat dari liga.
"Saya rasa itu bukan sesuatu yang sedang dibahas saat ini," kata pakar NBA Jake Fischer di Bleacher Report. "Mungkinkah mereka melakukan itu di musim ini atau di masa mendatang? Tentu saja. Tetapi saya belum mendapat indikasi bahwa Clippers secara aktif berupaya melepas Brandon Ingram saat ini."
Setelah Clippers kehilangan lima pilihan putaran pertama di masa depan dari tahun 2029 hingga 2033, kini muncul rasa ingin tahu di dalam organisasi tentang kemungkinan penjualan besar-besaran pemain.
Selain Ingram, Darius Garland pun tak luput dari spekulasi, karena sebuah laporan baru-baru ini menunjukkan bahwa guard andalan tim ini bisa saja dipindahkan suatu saat nanti karena masa depan Clippers yang suram, yaitu tidak memiliki aset draft kunci untuk membangun tim selama hampir satu dekade. (tor)
Foto: andscape.com