Jaylen Brown memang telah meninggalkan Boston Celtics. Tetapi ia sudah menorehkan catatan manis dengan waralaba legendaris tersebut. Presiden Operasi Bola Basket Celtics Brad Stevens mengisyaratkan bahwa klub akan mempensiunkan No. 7, yang pernah dipakai Brown, di masa depan.
Stevens menyampaikan hal tersebut saat hadir dalam Cape Cod Speaker Series pada Selasa (25/8) lalu. Dalam pembahasannya, Stevens membahas tentang perannya menangani operasional Celtics. Termasuk momen-momen sulit ketika harus melepas pemain penting.
“Saya mendapat banyak email dan pertanyaan tentang keinginan mereka menjadi manajer umum. Saya bilang, ‘Seandainya kalian ada di sini musim panas lalu ketika kami harus menukar Jrue Holiday’. Itu sangat berat,” kata Stevens dilansir melalui Boston Globe.
Baca juga: Bob Myers Ungkap Awal Mula Sixers Mendapatkan Jaylen Brown
Celtics menukar Jrue Holiday pada Juli 2025 ke Portland Trail Blazers. Pertukaran itu terjadi setahun setelah Celtics menjadi juara NBA ke-18. Keputusan tersebut diambil karena Celtics ingin keluar dari second apron.
Hal serupa juga dilakukan Celtics musim panas ini. Mereka menukar Brown ke Philadelphia 76ers. Sebagai gantinya, Celtics mendapatkan Paul George. Keputusan ini didasari strategi Celtics untuk fleksibilitas finansial jangka panjang.
Meski bukan hal yang mudah merelakan pemain yang pernah menjadi MVP Final NBA 2024 itu, Stevens memberikan gambaran bagaimana Celtics akan menengan Brown. Caranya dengan mempensiunkan No. 7. Tidak sekarang tapi setelah Brown tidak aktif lagi sebagai pemain.
“Kami melalui proses panjang dan melelahkan. Akhirnya kami memutuskan untuk menukar Jaylen, yang kemungkinan besar nomor jersei miliknya akan berada di langit-langit Boston. Keputusan menukar Jaylen juga tidak menyenangkan,” lanjut Stevens.
Baca juga: Payton Pritchard Sedih Ditinggal Jaylen Brown, Tapi Siap Jadi Lawan
Brown dinilai cukup layak untuk mendapatkan tempat di antara para pemain legendaris Celtics. Brown telah menjalani 10 tahun bersama Celtics setelah menjadi No. 3 NBA Draft 2016. Ia berkembang menjadi salah satu pemain terpenting dalam perjalanan Celtics dalam satu dekade terakhir.
Brown juga berperan penting saat Celtics mencapai Final NBA dua kali serta tampil di enam Final Wilayah Timur. Secara keseluruhan, ia mencatat rata-rata 20,0 poin, 5,5 rebound, 2,9 assist per pertandingan selama 10 musim bersama Celtics.
Bahkan pada musim terakhir Brown di Boston menjadi terbaik kariernya. Brown mencatat rata-rata 28,7 poin, 6,9 rebound, dan 5,1 asis per gim sekaligus menempati peringkat keenam dalam MVP NBA 2026.
Pernyataan Stevens belum tentu menjadi keputusan resmi. Namun, ada indikasi kuat bahwa perpisahan Brown dengan Boston tidak akan menghapus statusnya sebagai salah satu pemain penting dalam sejarah waralaba tersebut. (rag)
Foto: NBA