Russell Westbrook masih tersedia di free agency. Lebih dari sebulan sejak bursa dibuka, MVP NBA 2017 itu belum mendapatkan kontrak baru. Alih-alih terlihat cemas, Westbrook mengaku tidak terlalu memikirkan situasi tersebut.
Westbrook menjadi nama besar yang masih tersedia di pasar pemain bebas. Meski berusia 37 tahun, ia masih menjalani musim yang produktif dengan Sacramento Kings. Westbrook membukukan rata-rata 15,2 poin, 5,4 rebound, dan 6,7 asis dalam 64 pertandingan pada musim 2025-2026.
Musim lalu Westbrook juga menorehkan beberapa catatan bersejarah. Ia mencapai 10 ribu asis dan menjadi salah satu pemain yang menggabungkan setidaknya 25 ribu poin dan 10 ribu asis di NBA.
Baca juga: Para Pemain Veteran yang Masih Menanti Kejelasan
Dalam wawancara dengan CNN, Westbrook menanggapi statusnya yang masih tanpa klub. Mantan pemain Oklahoma City Thunder dan Houston Rockets itu memberikan jawaban yang singkat dan tegas. “Saya sebenarnya tidak memikirkannya. Saya suka bermain basket. Jika itu terjadi, maka terjadilah. Itu rencana saya.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Westbrook tampaknya tidak ingin menjadikan masa depannya sebagai sumber tekanan. Baginya, kesempatan untuk kembali bermain di NBA akan datang apabila memang ada situasi yang tepat.
Situasi ini pernah terjadi pada musim lalu. Westbrook masih belum terikat kontrak hingga kamp pelatihan dimulai pada September. Beberapa hari menjelang musim baru bergulir, Westbrook menyepakati kontrak satu tahun dengan Kings.
Baca juga: Russell Westbrook Dilirik Klub EuroLeague
Kondisi seperti itu cukup mengejutkan jika melihat rekam jejak Westbrook. Ia merupakan sembilan kali All-Star, pernah jadi MVP, dan masih memegang rekor sebagai pemain dengan tripel-dobel terbanyak dalam sejarah.
Namun, usia dan gaya bermain Westbrook membuat situasinya di free agency menjadi lebih rumit. Saat ini liga cenderung mengutamakan pemain yang efisien, bisa menembak jarak jauh, serta memainkan peran tanpa bola.
Westbrook masih mampu menciptakan angkatapi perannya tidak lagi seperti ketika berada di puncak karier. Musim lalu ia memiliki tingkat penggunaan bola yang cukup tinggi. Sementara efisiensi permainannya menjadi salah satu pertimbangan bagi tim-tim yang mungkin tertarik merekrutnya.
Sebenarnya Westbrook sebenarnya tidak sepenuhnya tanpa peminat. Kings dilaporkan mempertimbangkan kemungkinan untuk membawanya kembali. terutama untuk membantu membimbing ruki Darius Acuff Jr.
Kendati demikian, Westbrook pun memilih untuk tidak terburu-buru. Ada beberapa tawaran di luar negeri tapi ia masih tetap ingin bermain di NBA. Musim 2026-2026 akan menjadi tahun ke-19 baginya. (rag)
Foto: Lachlan Cunningham/Getty Images