Masa depan Kawhi Leonard masih tanda tanya. Investigasi NBA terhadap Los Angeles Clippers belum selesai. Situasi itu mengancam peluang Kawhi kembali ke Toronto semakin tertunda. Bahkan bisa terjadi hingga tahun depan.
NBA melakukan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran aturan batas gaji (salary cap) yang melibatkan Kawhi dan Clippers. Menurut laporan terbaru dari ESPN, proses investigasi berpotensi berlarut-larut hingga 2027.
Clippers tidak hanya terancam sanksi berat jika terbukti bersalah karena manipulasi salary cap. Rencana perpindahan Kawhi ke Raptors pun semakin tidak menentu. Padahal momen tersebut sudah dinanti sejak Kawhi membawa Raptors juara NBA 2019.
Baca juga: Penyelidikan Clippers Masih Berjalan, Pertukaran Kawhi ke Raptors Ditunda
ESPN menyebutkan bahwa penyelidikan bisa berlangsung hingga tahun depan apabila NBA, Clippers, Kawhi, dan Asosiasi Pemain NBA (NBPA) gagal mencapai kesepakatan mengenai hasil investigasi maupun bentuk hukuman yang akan dijatuhkan.
Jika NBA tetap memberikan sanksi tanpa bukti yang dianggap memadai, NBPA dikabarkan siap membawa kasus tersebut ke jalur arbitrase. Langkah ini akan memperpanjang proses penyelesaiannya.
Kasus ini bermula dari tuduhan Clippers diduga memberikan kompensasi tambahan kepada Kawhi melalui perusahaan Aspiration. Kompensasi itu dilakukan untuk menghindari salary cap NBA.
Ada dugaan kontrak endorsement senilai 28 juta Dolar AS dari Aspiration untuk Kawhi. Dalam investigasi Pablo Torre itu, Kawhi tidak diharuskan melakukan aktivitas promosi apapun selain menjadi pemain Clippers.
Baca juga: Adam Silver, "Kasus Kawhi Leonard akan Diputuskan Sebelum Kompetisi Bergulir"
Perusahaan Aspiration diduga masih berkaitan dengan pemilik Clippers Steve Ballmer. Pihak Clippers sejak awal telah membantah seluruh tuduhan tersebut. Mereka menyebut tuduhan itu tidak berdasar.
Apabila NBA menemukan adanya pelanggaran, konsekuensinya bisa sangat besar. NBA punya wewenang menjatuhkan denda jutaan dolar, mencabut hak pilih, membatalkan kontrak pemain hingga hukuman kepada pihak-pihak yang terlibat. Namun, hingga kini NBA masih belum mengumumkan kesimpulan.
Di sisi lain, proses investigasi yang berlarut berdampak langsung terhadap masa depan Kawhi. Selama belum ada kepastian hukum, peluang Kawhi membela Raptors pada musim depan pun tertunda hingga waktu yang tidak diketahui.
Raptors sebenarnya telah menyiapkan paket pertukaran untuk Clippers. Mereka akan melepas Brandon Ingram, Gradey Dick, dan beberapa hak pilih. Tetapi seluruh transaksi itu masih tertunda.
Raptors dalam posisi menunggu. Jika Kawhi terbukti menerima kompensasi ilegal dan mendapat sanksi NBA, Raptors berisiko terdampak. Untuk itu mereka memilih menanti kepastian hukum dari liga. (rag)
Foto: NBA