Erik Spoelstra Dapat Tiga Asisten, Era Baru Timnas AS Dimulai

| Penulis : 

USA Basketball resmi mengumumkan susunan pelatih pendamping untuk tim nasional putra Amerika Serikat. Di balik pengumuman tiga asisten baru untuk pelatih Erik Spoelstra itu, USA Basketball juga mengirim pesan bahwa era baru timnas AS telah dimulai.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, tiga asisten timnas AS adalah Mark Daigneault, J.B. Bickerstaff, dan Mark Few. Dua nama pertama merupakan sosok baru di timnas AS. Sedangkan Few sudah bergabung sejak era pelatih Steve Kerr.

Dalam keterangan resminya pada Kamis (16/7) waktu setempat, Managing Director USA Basketball Grant Hill memilih kombinasi pelatih dengan karakter berbeda. Tapi ada satu kesamaan yaitu kemampuan membangun budaya kemenangan.

Baca juga: Daigneault dan Bickerstaff Jadi Asisten Erik Spoelstra di Timnas AS

“Saya sangat senang dapat menambahkan Mark Few, J.B. Bickerstaff, dan Mark Daigneault ke dalam jajaran staf kepelatihan timnas putra AS. Mark Few memilih pengalaman membimbing di level tertinggi. Mark Daigneault dan J.B. merupakan pemimpin sukses. Saya yakin mereka adalah tambahan luar biasa bagi Erik,” ucap Hill.

Pemilihan tiga nama itu menunjukkan bahwa USA Basketball tidak mencari pelatih dengan profil yang sama. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa timnas AS mengin menggabungkan unsur pengalaman NBA, inovasi generasi baru, dan pemahaman terhadap pembinaan pemain.

Bickerstaff membawa pengalaman NBA dan reputasi sebagai pelatih yang membangun pertahanan serta mentalitas kompetitif. Ia membangun Cleveland Cavaliers kemudian memimpin Detroit Pistons ke papan atas Wilayah Timur.

Baca juga: Erik Spoelstra Jadi Pelatih Timnas AS Hingga 2028

Daigneault mewakili generasi baru pelatih NBA. Kesuksesannya bersama Oklahoma City Thunder membuatnya dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan modern. Terutama dalam pengembangan pemain muda.

“Merupakan sebuah kebanggaan bisa terpilih sebagai asisten pelatih timnas AS. Ini merupakan kesempatan yang luar biasa. Saya siap melakukan apa pun untuk membantu tim melanjutkan kesuksesan sekaligus belajar dari Coach Spoelstra selama dua tahun ke depan,” ucap Daigneault.

Sementara Few menghadirkan elemen kontinuitas. Pelatih Gonzaga University tersebut sudah lama berada di lingkungan USA Basketball. Ia masuk pada 2021 dan ikut membantu membawa emas Olimpiade Paris 2024.

Piala Dunia FIBA 2027 di Doha, Qatar akan menjadi ujian pertama sebelum Olimpiade Los Angeles 2028. Turnamen tersebut merupakan kesempatan bagi Spoelstra untuk menguji kombinasi pemain dan menemukan formula terbaik. (rag)

Foto: USA Basketball

Populer

Klay Thompson Berpeluang Kembali ke Warriors, Tapi Ada Syarat Besar
Rui Hachimura Temukan Peran yang Hilang Bersama Clippers
Timberwolves Menyiapkan Kontrak Besar untuk Anthony Edwards
Stephen Curry Dapat Penghargaan Muhammad Ali atas Dedikasi Kemanusiaan
Pat Riley Ingin Membawa LeBron James Kembali ke Miami
Prediksi Kevin Durant Tentang Masa Depan LeBron James
Giannis Berharap Duet Dengan Adebayo akan Menentukan Arah Permainan Heat
LeBron James, Tripoin, dan Perubahan Gaya Bermain NBA Musim Ini
Bam Adebayo Sambut Giannis, Tegaskan Target Juara Miami Heat
Celetukan Steve Kerr Menghebohkan Media Sosial