Giannis Antetokounmpo sudah tak sabar untuk membentuk salah satu duet lini depan paling tangguh di NBA bersama Bam Adebayo. Saat berbicara dalam konferensi pers perkenalannya dengan Miami Heat, Antetokounmpo memuji daya saing, etos kerja, dan kepribadian Adebayo sambil menjelaskan mengapa kemitraan mereka dapat menentukan arah bagi seluruh tim.

"Biasanya, saya tidur delapan jam sebelum bermain melawan siapa pun. Tapi kalau main dengan Bam, saya tidur 12 jam," canda Antetokounmpo. "Dia seorang petarung. Dia seorang pekerja keras. Dia orang yang menyenangkan untuk diajak bergaul."

Selain hubungan mereka yang baik di luar lapangan, Antetokounmpo percaya bahwa intensitas yang ditunjukkan oleh kedua pemimpin lini depan Miami akan memengaruhi seluruh anggota tim lainnya.

"Dari segi basket, saya rasa ketika kedua kepala ular itu sangat kompetitif dan bekerja keras, semua orang akan mengikuti jejak kita," katanya.

Antetokounmpo juga menekankan ekspektasi defensif seputar kemitraannya dengan Adebayo.

"Secara defensif, kita harus bermain bagus," tambahnya. "Kita tidak punya pilihan lain."

Antetokounmpo memuji ketangguhan, etos kerja, dan kepribadian Adebayo sambil mengenang kembali pengalamannya menghadapi Adebayo sebagai lawan.

"Biasanya, saya tidur delapan jam sebelum bermain melawan siapa pun. Tapi kalau main dengan Bam, saya tidur 12 jam," canda Antetokounmpo.

"Dia seorang petarung. Dia seorang pekerja keras. Dia orang yang menyenangkan untuk diajak bergaul."

Antetokounmpo akan memulai babak baru dalam kariernya di NBA dengan tim baru dan nomor punggung baru. Antetokounmpo menjelaskan mengapa ia memutuskan untuk tidak lagi mengenakan nomor 34, nomor yang menjadi identik dengan masa baktinya yang legendaris di Milwaukee.

"Saya merasa angka 34 memiliki bobot dan sejarah yang sangat besar," kata Antetokounmpo. "Sebagai bentuk penghormatan kepada organisasi yang memilih saya dalam draft, saya memutuskan untuk tetap menggunakan nomor itu."

Antetokounmpo mengenakan nomor 34 sepanjang waktunya bersama Bucks, berkembang dari pemain muda yang belum berpengalaman menjadi salah satu pemain terhebat dalam sejarah franchise tersebut.

Alih-alih membawa bagian dari identitasnya itu ke Miami, peraih dua kali MVP NBA itu memilih untuk memulai awal yang baru dengan nomor 7.

"Semoga saya bisa meninggalkan jejak di Miami dan menjadikan nomor 7 selegendaris nomor 34," tambahnya. "Dan nomor 7 terlihat bagus. Segar, bersih." (tor)

Foto: ESPN

Populer

Klay Thompson Berpeluang Kembali ke Warriors, Tapi Ada Syarat Besar
Timberwolves Menyiapkan Kontrak Besar untuk Anthony Edwards
Rui Hachimura Temukan Peran yang Hilang Bersama Clippers
Prediksi Kevin Durant Tentang Masa Depan LeBron James
LeBron James, Tripoin, dan Perubahan Gaya Bermain NBA Musim Ini
Celetukan Steve Kerr Menghebohkan Media Sosial
Bam Adebayo Sambut Giannis, Tegaskan Target Juara Miami Heat
Polemik Sepatu Ventela, Hingga “Ditegur” Vans karena Mirip
Stephen Curry Dapat Penghargaan Muhammad Ali atas Dedikasi Kemanusiaan
Jalen Brunson Beri Penjelasan Tentang Cederanya