LeBron James menjadi pemain paling diincar dalam bursa free agency saat ini. Sejumlah tim dilaporkan mulai menggunakan cara yang tidak biasa untuk meyakinkan Sang Raja agar bergabung. Caranya dengan mengirimkan pesan suara (voice notes) melalui agennya, Rich Paul.
Menurut laporan ESPN, beberapa tim yang berminat merekrut LeBron tidak melakukan presentasi secara langsung. Sebagai gantinya, para pemilik, presiden tim, hingga manajer umum merekam pesan pribadi dan diteruskan kepada Paul untuk disampaikan kepada LeBron.
“Seiring dengan keputusan LeBron James mengenai status free agency-nya memasuki minggu kedua, beberapa tim yang tertarik merekrutnya telah mendapat kesempatan untuk menyampaikan visi mereka secara tidak langsung,” tulis Dave McMenamin dari ESPN.
Baca juga: Menebak-nebak Tujuan LeBron James Berikutnya
Strategi tersebut dilakukan karena LeBron disebut tidak berencana mengadakan pertemuan tatap muka dengan tim-tim peminat selama free agency. Seluruh komunikasi difokuskan melalui Paul. Setelah itu Paul akan menyampaikan penawaran dan visi dari tim peminat kepada kliennya.
Belum diketahui tim mana saja yang telah mengirimkan pesan suara kepada LeBron. Tetapi sejumlah klub seperti Cleveland Cavaliers, Miami Heat, Golden State Warriors, hingga Philadelphia 76ers terus dikaitkan sebagai kandidat kuat dalam perburuan tanda tangan LeBron.
Laporan itu menunjukkan betapa besarnya pengaruh LeBron di NBA meski sudah menginjak usia 41 tahun. LeBron akan menginjak musim ke-24 pada NBA 2026-2027. Ia masih menarik minat banyak tim yang percaya kehadirannya bisa meningkatkan peluang bersaing meraih gelar.
Baca juga: Stephen Curry Berharap LeBron James Memilih Warriors
Pada musim lalu dalam tahun terakhirnya bersama Los Angeles Lakers, LeBron membukukan rata-rata 20,9 poin, 6,1 rebound, 7,2 asis, dan 1,2 steal dalam 60 gim. Akurasinya masih mencapai 51,5 poin.
Tim peminat juga harus bersabar. LeBron tidak terburu-buru untuk menentukan pilihan. LeBron mengumpulkan dan mempelajari berbagai informasi dari tim-tim peminat. Pencetak poin terbanyak sepanjang masa itu juga lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluar dan teman-temannya.
Situasi tersebut juga dipengaruhi oleh rencana LeBron yang kabarnya hanya akan mengambil kontrak veteran minimum atau paling tinggi dengan skema mid-level exception. Dengan kondisi itu, ia tidak berada dalam tekanan waktu untuk mencapai kesepakatan.
Dengan belum adanya tenggat waktu yang ditetapkan, LeBron James diperkirakan akan memanfaatkan sisa musim panas untuk mempertimbangkan seluruh opsi yang tersedia sebelum memutuskan destinasi berikutnya dalam kariernya di NBA. (rag)
Foto: NBA