Kristaps Porzingis telah setuju untuk memperbarui kontraknya dengan Golden State Warriors selama dua tahun, pada hari Senin (29/6) waktu AS. Kesepakatan itu bernilai 40 juta Dolar AS, dengan opsi perpanjangan kontrak tahun kedua bagi pemain. Porzingis mencetak rata-rata 16,1 poin per game dengan persentase tembakan 43,3 persen dalam 15 pertandingan bersama Warriors setelah didapatkan dari Atlanta Hawks pada batas waktu transfer (trade-deadline).
Porzingis mencetak rata-rata 16,1 poin dan 5,3 rebound dalam masa baktinya selama dua setengah bulan bersama Warriors. Pertanyaan terbesar baginya adalah pertanyaan yang sama yang menyertai kedatangannya: Akankah dia selalu siap bermain setiap malam? Itulah pertanyaan yang harus terus dijawab Porzingis, bukan hanya untuk seluruh NBA, tetapi juga untuk dirinya sendiri.
Porzingis hanya bermain dalam 122 pertandingan selama tiga musim terakhir, termasuk hanya 15 pertandingan untuk Warriors. Porzingis, yang sebelumnya didiagnosis menderita sindrom takikardia ortostatik postural (POTS), telah berulang kali memuji Rick Celebrini, wakil presiden kesehatan dan performa pemain Warriors, dan stafnya karena telah membantunya merasa nyaman di lapangan setelah menghadapi berbagai masalah cedera.
Porzingis seharusnya bisa berpasangan dengan baik bersama bintang Warriors, Stephen Curry, tetapi keduanya tidak banyak mendapat kesempatan bermain bersama karena masalah cedera masing-masing. Jika Porzingis bisa lebih sering bermain di musim keduanya bersama Warriors, kemampuannya menembak dari luar dan jangkauan pertahanannya akan sangat berharga.
Porzingis memiliki rata-rata 19,5 poin per pertandingan dalam 533 pertandingan NBA sepanjang kariernya, dan ia memenangkan kejuaraan bersama Boston Celtics pada tahun 2024. Dia mencetak 36,4 persen tembakan tripoin sepanjang kariernya, tetapi hanya mencapai 31,1 persen saat bermain untuk Golden State. (tor)
Foto: nba.com