Miami Heat tidak menerima “paket keluarga” Antetokounmpo. Setelah mendapatkan Giannis Antetokounmpo dari Milwaukee Bucks, Heat tidak serta-merta merekrut Thanasis, Kostas, maupun Alex.
Kedatangan Giannis ke Miami langsung memicu berbagai spekulasi. Salah satunya tentang kemungkinan Heat mendatangkan saudara-saudara Giannis tersebut. Seperti halnya yang pernah dilakukan oleh Bucks.
Namun, rumor tersebut langsung ditepis. Menurut laporan dari pakar NBA Ramona Shelburne di acara Mason & Ireland Show, Giannis hanya menjadi satu-satunya anggota keluarga Antetokounmpo yang masuk dalam roster Heat di musim mendatang.
Baca juga: Setelah Menukar Giannis, Bucks Merekrut Burries dan Ament
“Tidak akan ada lagi Antetokounmpo Bersaudara lagi di Miami. Seluruh pernyataan tentang Kostas dan Thanasis di tim itu tidak akan berlanjut dari apa yang saya pahami,” ucap Shelbourne.
Keputusan tersebut dinilai masuk akal. Heat baru saja mengorbankan sejumlah aset demi mendapatkan The Greek Freak. Pertukaran Giannis juga menjadi salah satu transfer terbesar pada jeda musim ini.
Dengan ruang roster yang terbatas, Heat akan memprioritaskan slot pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim dalam perburuan gelar juara. Terlebih saat ini Pat Riley merupakan sosok yang menjadi presiden klub yang mengatur segala keputusan tim.
Baca juga: Tyler Herro Senang Bisa Pulang Kampung ke Milwaukee
Dalam pertukaran Giannis itu, Heat juga mendapatkan Bobby Portis. Heat melepas aset dalam jumlah besar ke Bucks. Paket pertukaran itu berisi Tyler Herro, Kal’el Ware, Jaime Jaquez Jr., Kasparas Jakucionis, dan beberapa hak pilih ronde pertama, kedua dan, pick swap di masa depan.
Langkah Heat yang tidak menerima “paket keluarga” Antetokounmpo itu berbeda dengan Bucks. Dalam beberapa musim terakhir, Bucks memiliki lebih dari satu anggota keluarga Antetokounmpo.
Heat memilih mengambil pendekatan yang lebih pragmatis. Heat ingin memastikan seluruh keputusan perekrutan berdasarkan pada kebutuhan teknis dan kedalaman skuad. Bukan untuk membuat seorang superstar merasa lebih nyaman di organisasi.
Giannis didampingi oleh kakaknya, Thanasis, selama sebagian besar waktunya di Milwaukee. Bucks merekrut Thanasis pada 2019. Kehadiran Thanasis tidak memberikan dampak besar di lapangan.
Thanasis dilepas pada 2024 karena mengalami cedera Achilles. Tapi Bucks mengontraknya lagi pada musim panas 2025. Bucks kemudian merekrut si adik bungsu, Alex, dengan kontrak dua arah. Mereka menjadi tiga bersaudara pertama yang masuk dalam satu tim NBA.
Hanya Kostas yang tidak pernah berseragam Bucks. Tapi Kostas pernah bermain untuk Mavericks dan ikut menjadi tim juara Lakers pada 2020. Kini Kostas dalam free agency setelah dilepas oleh Olympiakos.
Dengan kemungkinan besar tertutupnya peluang di Miami, sulit bagi saudara-saudara Giannis untuk kembali ke NBA lagi. Bagi Thanasis, Alex, dan Kostas tampaknya harus mencari opsi bermain di luar AS. (rag)
Foto: Patrick McDermott/AFP