Karl-Anthony Towns Jadi Peredam Victor Wembanyama

| Penulis : 

New York Knicks melanjutkan rekor kemenangan beruntun menjadi 12 kali. Knicks memulai Final NBA 2026 dengan kemenangan. Jalen Brunson dan kolega berhasil mencuri kemenangan 105-95 di Gim 1 atas San Antonio Spurs.

Pertandingan pada Rabu (3/6) di Frost Bank Center, San Antonio itu berlangsung ketat sejak tepis mula. Knicks memimpin di awal gim. Kemudian Spurs merespon dengan membuat jarak 14 poin di kuarter ketiga.

Tapi Knicks lebih matang dalam masa-masa krusial. Jalen Brunson yang menjadi pembeda. Pemain dari Villanova itu mencetak 13 dari 29 poin Knicks di kuarter keempat. Spurs justru kehilangan momentum setelah melakukan sejumlah turnover dan gagal mengeksekusi serangan penting.

Baca juga: Jalen Brunson mencetak 30 poin dan Knicks Unggul 1-0 dari Spurs

Tidak hanya Brunson yang mendapatkan pujian. Pertahanan solid dari Karl-Anthony Towns juga menjadi salah satu faktor keberhasilan Knicks memimpin 1-0 dalam seri ini. Terutama dalam meredam Victor Wembanyama.

KAT tidak hanya berkontribusi melalui 18 poin dan 12 rebound. Ia memainkan peran penting dalam skema pertahanan Knicks yang membuat Wemby kesulitan. Keberadaan KAT di perimeter dan kemampuannya menjaga ruang tembak memaksa Wemby mengambil banyak tembakan sulit sepanjang gim.

Wemby hanya membukukan 6 tembakan dari 21 percobaan. Akurasi 28 persen itu jauh dari kata ideal. Pemain asal Prancis itu mengumpulkan 26 poin, 12 rebound, dan 3 blok selama 37 menit yang datang dari 12/13 tembakan gratis.

Baca juga: Demi Selfie Dengan Wemby, Seorang Penonton Menerobos ke Lapangan

KAT juga memberikan sisi ofensif dengan tembakan dari luar paint area. Kemampuan itu lagi membuat Wemby harus keluar dari zona nyaman sebagai rim protector. Situasi itu dimanfaatkan oleh Brunson untuk menyerang.

“Saya mencoba untuk agresif dalam menciptakan peluang. Di awal pertandingan, Anda tidak pernah tahu pertahanan lawan seperti apa. Anda tidak tahu apa yang akan terjadi. Tapi saya hanya ingin agresif di sejak awal,” ungkap KAT.

Penampilan KAT menjadi alasan Knicks bisa bangkit setelah tertinggal di kuarter ketiga. Ketika tekanan semakin meningkat, pengalaman dan ketenangan KAT terlihat jelas. Terutama dalam mengendalikan tempo dan menjaga disiplin pertahanan tim.

Jika KAT bisa mempertahankan performa seperti itu, Spurs akan menghadapi tantangan besar di Final NBA 2026. Bagi Knicks, keberhasilan KAT di Gim 1 menjadi kunci untuk meraih gelar yang telah dirindukan New York sejak 1973.

Gim 2 masih berlangsung di San Antonio. Pertandingan itu dijadwalkan pada Jumat (5/6). Kemudian beralih ke Madison Square Garden, New York pada 8 Juni mendatang. (rag)

Foto: Ronald Cortes/AFP

Populer

Thunder Diprediksi Akan Menukar Chet Holmgren pada Malam Draft
Jalen Brunson mencetak 30 poin dan Knicks Unggul 1-0 dari Spurs
Dylan Harper Melakukan Hal yang Belum Pernah Terjadi di Final NBA dalam 25 Tahun
Sah! Stephen Curry ke Li-Ning
Filipina Bangga, Dua Pemain Berhadapan di Final NBA 2026
Pelicans Muncul Sebagai Tim Yang Berpotensi Mendapatkan Jaylen Brown
Peran Gregg Popovich di Balik Layar
Gregg Popovich, Legenda NBA, dan Selebriti yang Hadir di Gim 1 Final NBA 2026
New York Membara, Peluang Final NBA Bentrok Dengan Piala Dunia
Rumor Pertukaran Mencuat, Draymond Green Membela Chet Holmgren