Spurs atau Knicks yang Juara, Jeremy Sochan “Menang” Duluan

| Penulis : 

Situasi Jeremy Sochan terbilang unik. Dalam musim yang sama, Sochan membela dua tim yang berbeda dan dua-duanya bertemu di Final NBA pula. Sochan memiliki peluang menerima cincin juara terlepas San Antonio Spurs atau New York Knicks yang juara pada musim ini.

Sochan memulai NBA 2025-2026 sebagai pemain Spurs dalam musim musim keempat. Kemudian pada pertengahan musim, Spurs dan Sochan sepakat mengakhiri kontrak. Sochan bergabung dengan Knicks dan debut pada 19 Februari lalu.

Tim dan mantan tim Sochan berhasil menembus Final NBA 2026. Knicks mencapai Final NBA lagi setelah 27 tahun. Mereka mencatat 11 kemenangan beruntun di Playoff NBA 2026. Termasuk menyapu bersih Philadelphia 76ers dan Cleveland Cavaliers.

Sementara Spurs melangkah ke playoff untuk pertama kalinya sejak tahun 2019. Meski mayoritas pemainnya baru debut pasca musim, Spurs memastikan NBA tahun ini memiliki juara baru. Spurs menyingkirkan Oklahoma City Thunder dalam tujuh gim dan ke Final NBA lagi setelah 12 tahun.

Baca juga: Jadwal Final NBA 2026, Spurs vs Knicks Mengulang Sejarah

Final NBA 2026 pun mengulang sejarah. Kedua tim bentrok di Final NBA 1999. Spurs menang 4-1 dan meraih cincin pertama untuk waralaba. Knicks membalas di Final NBA Cup 2025 dengan keunggulan 124-113.

Jika Knicks menjadi juara NBA 2026, Sochan otomatis akan menerima cincin juara sebagai bagian dari roster tim. Knicks sendiri hanya dua kali juara NBA. Itu pun terjadi pada 1970 dan terakhir pada 1973.

Namun, hal menarik apabila Spurs yang juara. Tradisi NBA memungkinkan tim memberi cincin kepada mantan pemain yang berkontribusi selama musim reguler sebelum pindah atau dilepas.

Pemberian cincin juara bukan kewajiban yang diatur NBA. Keputusan itu sepenuhnya berada di tangan organisasi yang juara. Jika Spurs juara musim ini, mereka bisa menentukan apakah Sochan mendapatkan penghargaan tersebut atau tidak.

Baca juga: Filipina Bangga, Dua Pemain Berhadapan di Final NBA 2026

Meski perannya berkurang musim ini, Sochan menjadi bagian penting Spurs di musim sebelumnya. No. 9 NBA Draft 2022 mencatat rata-rata 11,4 poin, 6,5 rebound, dan 2,4 asis pada musim lalu.

Sochan menjadi salah satu dari sedikit pemain dalam sejarah NBA yang berada di dua klub finalis pada musim yang sama. Kasus serupa pernah dialami oleh Anderson Varejao di Final NBA 2016. Ia bermain untuk Cavaliers kemudian bergabung Warriors.

Kemudian Dion Waiters pada 2020 untuk Miami Heat lalu ke Los Angeles Lakers dan juara. Juga ada Torrey Craig di Final NBA 2021. Craig yang bermain untuk Milwaukee Bucks dan pindah ke Phoenix Suns.

Terlepas dari potensi mendapatkan cincin juara, Sochan menjadi aset penting untuk Knicks menjelang Final NBA 206. Sebagai mantan pemain Spurs, Sochan memiliki pemahaman mendalam yang bisa membantu Knicks menyusun strategi.

Apa pun hasil akhir Final NBA 2026 nanti, Sochan sudah “menang” duluan. Hanya sedikit pemain yang bisa memasuki seri puncak dengan jaminan mendapat cincin juara dari kedua tim. (rag)

Foto: Sarah Stier/AFP

Populer

Jadwal Final NBA 2026, Spurs vs Knicks Mengulang Sejarah
Anthony Davis Ingin Pergi. Wizards: Tidak Semudah Itu
Jalen dan Rick Brunson akan Mencetak Sejarah Baru di NBA
Sah! Stephen Curry ke Li-Ning
Victor Wembanyama Lebih Diunggulkan dari Jalen Brunson pada Final NBA 2026
Siklus Juara Baru NBA Berlanjut ke Musim Kedelapan
Filipina Bangga, Dua Pemain Berhadapan di Final NBA 2026
Kabar Kepindahan Giannis Antetokounmpo ke Wilayah Barat Makin Kencang
Dampak Panjang Persaingan MVP SGA dan Wemby
Wembanyama Ingin Temui Gregg Popovich Setelah Membawa Spurs Kembali ke Final NBA