Pemicu Kemarahan Nikola Jokic Terhadap Jaden McDaniels

| Penulis : 

Nikola Jokic tripel-dobel itu sudah biasa. Tapi Jokic yang sedang marah itu baru di luar kebiasaan. Bintang Denver Nuggets tersebut memicu keributan karena berkelahi dengan Jaden McDaniels di Gim 4 pada Sabtu (25/4) di Target Center, Minneapolis.

Meski Minnesota Timberwolves kehilangan dua pemain karena cedera, mereka tetap bisa menggebuk Nuggets 112-96. Timberwolves melebarkan keunggulan 3-1 di ronde pertama Playoff NBA 2026. Hanya butuh satu kemenangan lagi untuk ke semifinal Wilayah Barat.

Dalam wawancara setelah pertandingan, Jokic mengungkapkan alasannya berkelahi dengan McDaniels. Jokic menilai McDaniels melakukan tindakan yang tidak etis. “Saya tidak menyesalinya karena dia mencetak poin setelah semua orang berhenti bermain,” tutur Jokic.

Baca juga: Timberwolves Mendorong Nuggets Ke Tepi Jurang

Jokic tidak senang dengan tindakan McDaniels yang tetap melakukan layup di detik-detik pertandingan. Kedua tim sudah “melepas” permainan. Tapi McDaniels tetap memasukkan bola yang menambah keunggulan untuk Timberwolves yang sudah pasti menang.

Jokic awalnya berdiri di garis tengah lapangan. MVP NBA tiga kali itu menunggu waktu habis. Saat waktu menyisakan 1,3 detik, McDaniels melakukan aksi “penutup” yang memicu reaksi Jokic.

Jokic berlari menghampiri McDaniels di depan bangku cadangan Timberwolves. Jokic mengatakan sesuatu dan McDaniels hanya dijawab dengan gestur mengangkat bahu. Jokic kemudian mendorong McDaniels yang berbalas dengan mencengkeram jersei Jokic.

Keributan meluas karena kedua pemain itu dipisahkan oleh para rekannya. Wasit melakukan peninjauan yang berujung pada pengusiran Jokic dan Julius Randle, yang terlibat keributan dan memperburuk situasi di detik-detik terakhir.

Baca juga: Anthony Edwards dan Donte DiVincenzo Cedera di Gim 4 Melawan Nuggets

Jokic hampir membukukan tripel-dobel 24 poin, 15 rebound, 9 asis dan 3 steal di Gim 4. Pemain asal Serbia itu tampil selama 40 menit. Bukan malam terbaik karena ia hanya memasukkan 8 tembakan dari 22 percobaan.

“Saya tidak suka yang yang dilakukan McDaniels. Pertandingan sudah berakhir dan mengakui kemenangan Timberwolves. Pada tahun 2026, hal seperti itu tidak akan terjadi lagi. Itu hal yang terjadi di tahun 1980-an, di mana tim-tim akan terus mencetak poin. Tapi memang begitulah McDaniels,” kata pelatih Nuggets David Adelman.

Sementara itu, McDaniels merasa tidak ada yang salah dengan apa yang telah ia lakukan. “Waktu masih berjalan jadi saya akan mencetak poin. Sejujurnya saya tidak tahu apa yang dikatakan (Jokic). Saya hanya melihat seseorang yang sangat besar.” (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Rich Paul Sebut Kompensasi Ideal Warriors untuk Jasa Besar Stephen Curry
Tim Putri AS Lolos Perempat Final Piala Dunia Bola Basket Wanita FIBA ​​2026
Enam Rekor Legenda NBA yang Dipatahkan Victor Wembanyama di Musim Ketiga
Arena Tandang Favorit Anthony Edwards, Madison Square Garden Tersulit
Tidak Banyak Klub Yang Tertarik Dengan Kevin Durant Melalui Bursa Transfer
Dampak Besar Dari Hukuman Yang Diterima Clippers
Jonathan Kuminga Ganti Nomor Punggu, Pakai No. 24 di Timberwolves
Minicamp di Slovenia Bikin Kevon Looney Makin Yakin pada Luka Doncic
Asian Games 2026 Segera Bergulir, 23 Tim Bersiap Berebut Medali di Nagoya
Tujuh Tim Dalam 21 Tahun, Chris Paul Ungkap Kunci Bertahan di Level Elite