Boston Celtics memiliki kuarter pertama yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah mereka yang gemilang. Celtics mencetak 53 poin dalam 12 menit pertama pertandingan melawan Miami Heat pada Rabu malam (1/3) waktu AS. Celtics kemudian menang 147-129, setelah keunggulan 27 poin mereka terpangkas menjadi sembilan poin di awal kuarter keempat sebelum kembali unggul di menit-menit terakhir.

Celtics memecahkan rekor klub untuk periode pembuka. Mereka menyamai rekor kuarter pertama dengan skor tertinggi kedua dalam sejarah musim reguler NBA. Golden State mencetak 55 poin di kuarter pembuka melawan Portland pada 9 April 2023, dan Miami mencetak 53 poin melawan Charlotte pada 7 November. Artinya, Heat kali ini menjadi korban, sekaligus merasakan bagaimana kemasukan 53 poin di awal laga.

"Saya pikir kami bermain cukup baik," kata pelatih Celtics, Joe Mazzulla. "Ada kalanya Anda bermain bagus dan mendapatkan tembakan bagus demi tembakan bagus. Itu terjadi begitu saja. Biasanya ketika Anda berada di momen seperti itu dan mulai merasakannya, Anda melakukan tembakan yang buruk. Kami tidak melakukan itu. Kami terus berjuang untuk mendapatkan peluang bagus, peluang terbaik berikutnya, dan saya pikir itu sedikit menjaga momentum tetap berjalan."

Boston memimpin 53-33 di akhir kuarter pertama, setelah mencetak 20 dari 28 tembakan dari lapangan dan 11 dari 15 tembakan tripoin. 53 poin di kuarter pertama adalah total poin tertinggi kedua yang pernah dicetak Boston dalam satu kuarter. Mereka pernah mencetak 54 poin di kuarter keempat dalam pertandingan melawan San Diego Clippers pada 25 Februari 1970. 

Sebaliknya, 53 poin merupakan poin kemasukan terbanyak Miami dalam satu kuarter. Heat pernah kebobolan 50 poin di kuarter keempat pertandingan di Seattle pada 5 Januari 1990.

Brown akhirnya mencetak 43 poin untuk Celtics, dan Jayson Tatum mencetak tripel-dobel dengan 28 poin, 18 rebound, dan 11 asis, yang pertama musim ini, setelah absen sebagian besar tahun ini karena pemulihan dari cedera tendon Achilles yang dideritanya di babak playoff musim lalu.

"Itu hanyalah permainan menembak tingkat tinggi dari kedua sisi," kata Tatum. (tor)

Foto: sports.inquirer.net

Populer

Kevin Durant: MVP Lebih Berharga Daripada Gelar Juara
Michael Porter Jr. Rela Menjual Cincin Juara NBA Tahun 2023
Candace Parker Hingga Doc Rivers, Sederet Legenda Resmi Masuk Hall of Fame 2026
Proyek Baru LeBron James, Buka Kanal YouTube Khusus Golf
Pelatih Legendaris Tjetjep Firmansyah Tutup Usia
“Petualangan” Dennis Schroder Berlanjut, Hornets Jadi Tim ke-12
Sepatu Warrior, Riwayatnya Kini dan Dulu (Sejarah Sepatu Warrior 1/2)
Nike Air Force 1 Low "Black Mamba" Hadir Kembali
Lakers Ganti Pemilik, Magic Johnson Beri Sinyal Merapat
Dari Rival Jadi Rekan, Jaylen Brown Ungkap Tantangan Baru Bersama Sixers