Ujian Berat Pistons Setelah Kalah di Empat Laga Terakhir

| Penulis : 

Detroit Pistons sedang tidak baik. Tim terbaik Wilayah Timur itu tidak berjumpa dengan kemenangan dalam empat pertandingan terakhir. Pelatih Pistons J.B. Bickerstaff mengakui bahwa timnya sedang mengalami masa sulit.

Rentetan itu dimulai pada 3 Maret lalu saat Pistons kalah dari Cleveland Cavaliers 109-113. Pistons juga tidak bisa mengatasi dominasi San Antonio Spurs 121-106 (5/3). Kemudian tumbang dari tim terburuk ketiga Wilayah Timur, Brooklyn Nets, dengan skor akhir 105-107 (7/3).

Masih belum selesai. Pistons menghadapi Miami Heat pada Minggu (8/3). Dalam pertandingan di Kaseya Center, Miami itu, Pistons terguling 110-121. Pistons mengalami periode kekalahan terburuk pada musim ini.

Baca juga: Heat Beri Kekalahan Beruntun Keempat Bagi Detroit

Pistons tidak bisa lepas dari tekanan Heat sepanjang gim. Heat menang nyaman dengan mencapai keunggulan tertinggi 29 poin di kuarter keempat. Dengan 43/93 tembakan, Heat meraih kemenangan pertama dari tiga pertemuan dengan Pistons pada musim ini.

“Ini NBA kan? Jika Anda melihat musimnya, ini adalah perjalanan panjang. Setiap orang pasti mengalami masa-masa sulit atau mengalami sedikit kemerosotan. Kami baru saja mengalaminya sekarang,” kata Bickerstaff melalui ESPN.

Padahal Pistons sedang berada di puncak performa pada minggu lalu. Pistons memenangkan sembilan pertandingan dan unggul 5,5 pertandingan dari Boston Celtics (45-18). Kini Celtics, yang kembali diperkuat Jayson Tatum, terlihat mengancam Pistons (45-18) di posisi teratas Wilayah Timur.

Baca juga: Tim Terburuk Mengalahkan Tim Terbaik Wilayah Timur

“Sekali lagi, kami masih punya banyak waktu untuk melakukan apa yang harus kami lakukan. Boston, tentu saja merupakan tim yang bagus. Tapi kami tidak khawatir tentang ancaman Boston,” lanjut Bickerstaff.

Pistons menyisakan 16 pertandingan di musim reguler. Selain dari Celtics, masih ada New York Knicks (41-24) dan Cavaliers (39-25) yang bersaing di papan atas. Pistons kembali berhadapan dengan Nets (16-47) pada Selasa (10/3) mendatang.

“Ini mungkin tantangan terbesar kami sepanjang musim. Kami akan baik-baik saja. Tetap tegar dan melanjutkan ke tahap berikutnya. Tetapi sepanjang perjalanan ini, kami mencari cara agar bisa menjadi lebih baik sebagai sebuah tim,” ucap Tobias Harris.

Pistons hanya berjarak dua musim dari momen terburuk sepanjang masa. Pistons menelan 28 kekalahan beruntun dengan rekor 14-68 pada musim 2023-2024. Kemudian memenangkan 44 pertandingan pada musim 2024-2025 dan lolos ke playoff untuk pertama kali setelah enam musim. (rag)

Foto: Rich Storry/AFP

Populer

Nikola Jokic Ingin Pensiun Sebelum Wemby Capai Puncak Karier
Luka Doncic 35 Poin, Lakers Menahan Gempuran Knicks
Byron Scott: Sudah Waktunya LeBron James Meninggalkan Lakers
Westbrook Cetak Triple-Dobel Untuk Bawa Kings Menang Atas Bulls
James Harden: Cavaliers Harus Meniru Standar Celtics
Kenapa Yuki Kawamura Jarang Tampil di NBA?
Luka Doncic Menciptakan Sejarah bagi Lakers
Jayson Tatum Raih Kemenangan Kedua Setelah Pulih Dari Cedera
Tim Terburuk Mengalahkan Tim Terbaik Wilayah Timur
Spurs Unggul 3-1 Atas Rockets di Musim Ini