Dillon Brooks meminta maaf kepada rekan setim dan pelatih Phoenix Suns setelah ditangkap pada Jumat (6/3) waktu AS, karena dicurigai mengemudi dalam keadaan mabuk. Menurut John Gambadoro dari Arizona Sports, Brooks diduga berada di bawah pengaruh mariyuana ketika dihentikan oleh Departemen Kepolisian Scottsdale karena pelanggaran lalu lintas.

"Saya sangat menyesal melihatnya seperti itu. Tapi dia manusia, kita semua manusia," kata garda Suns, Collin Gillespie, setelah kemenangan Phoenix 118-116 atas New Orleans Pelicans, pada hari Jumat. "Kita tidak lebih tinggi dari siapa pun, dan kita semua membuat kesalahan. Dia tahu itu, dia mengakui kesalahannya, dan meminta maaf kepada tim."

"Tapi kami mendukungnya… kita semua membuat kesalahan, belajar darinya. Dia hanya lebih banyak berada di mata publik daripada orang biasa lainnya. Hal-hal seperti itu terjadi setiap hari, Anda hanya tidak mendengarnya dari orang lain karena itu bukan Dillon Brooks secara pribadi. Itu tidak membenarkannya, kami hanya senang dia baik-baik saja dan tidak ada orang lain yang terluka," imbuhnya. 

Rekaman kamera tubuh polisi menunjukkan Brooks, menjalani tes kesadaran sebelum ditangkap. Vdeo polisi yang baru dirilis menunjukkan momen ketika seorang petugas polisi Arizona mengatakan kepada Brooks, bahwa kendaraan mewahnya "berbau seperti toko ganja," sebelum menangkapnya karena dicurigai mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Video kamera tubuh berdurasi hampir satu jam yang diberikan kepada CTV News Toronto oleh Departemen Kepolisian Scottsdale merekam Brooks yang dihentikan pada Jumat pagi, diinterogasi tentang penggunaan mariyuana, menjalani tes kesadaran di lapangan, dan akhirnya ditahan.

Polisi mengatakan bahwa pemain forward Phoenix Suns itu beberapa kali gagal menjaga jalur jalannya sebelum dihentikan.

Peristiwa itu bermula ketika seorang petugas menghentikan Brooks di Scottsdale Road setelah mengamati apa yang ia sebut sebagai pelanggaran jalur berulang.

"Anda gagal menjaga jalur Anda sebanyak enam kali… dan jujur ??saja, mobil Anda berbau seperti toko ganja," kata petugas itu kepada Brooks dalam video tersebut. "Jadi, kapan terakhir kali Anda mengisap ganja? … Apakah Anda menyimpan ganja di dalam mobil? Apakah itu sebabnya baunya seperti itu?"

Brooks membantah telah mengonsumsi ganja, dan menambahkan bahwa terakhir kali ia mengonsumsi sesuatu yang sejenis itu adalah enam bulan yang lalu.

Selama interaksi tersebut, Brooks menyebutkan bahwa ia baru saja menjalani operasi pada tangannya. Ketika akhirnya ia diborgol, petugas meletakkan borgol di depan tubuhnya untuk mengakomodasi cedera tangan. Brooks menjalani musim NBA kesembilannya. Ia baru-baru ini absen dari pertandingan setelah menjalani operasi patah tangan pekan lalu. (tor)

Foto: sports.inquirer.net

Populer

Luka Doncic Menciptakan Sejarah bagi Lakers
Dillon Brooks Meminta Maaf Kepada Suns Atas Penangkapannya
Joe Mazzulla Kagum Dengan Mentalitas Jayson Tatum
Jayson Tatum Disambut Bak Seorang Legenda
Rekor Terbaru LeBron Dalam Kekalahan Lakers Dari Nuggets
Luguentz Dort Mengaku Salah Karena Memicu Keributan Dengan Nikola Jokic
Anthony Edwards Akan Bermain di NFL Jika Juara NBA Sebelum Usia 30
Trae Young Hadirkan Banyak Keseruan Dalam Debutnya Bersama Wizards
Jayson Tatum Cetak Dobel-dobel Dalam Debutnya Musim Ini Pasca-cedera
Spurs Menghabisi Pistons Untuk Kedua Kali