Mac McClung Absen Dari Kontes Slam Dunk Tahun 2026

| Penulis : 

Juara bertahan kontes slam dunk NBA tiga kali berturut-turut, Mac McClung, tidak akan berpartisipasi dalam kontes yang digelar bulan depan. Kabar ini disampaikan oleh ayahnya, Marcus McClung, kepada ESPN pada hari Senin (26/1) waktu AS.

Bulan lalu, McClung, sebagai satu-satunya pemain yang pernah memenangkan ajang tersebut tiga kali berturut-turut, mengatakan kepada ESPN bahwa dia tidak yakin apakah dia akan berkompetisi di kontes 2026. Dalam wawancara itu, dia mempertanyakan apakah dia memiliki gerakan baru yang memadai untuk mendominasi kontes. McClung juga khawatir bahwa profilnya sebagai seorang dunker, dan bukan sebagai pemain basket serba bisa, berpengaruh pada masa depannya. 

Kepastiaan bahwa McClung absen dari kontes slam dunk 2026 akhirnya disampaikan oleh ayahnya sendiri. "Ini tidak akan menjadi yang keempat kalinya berturut-turut," ujar Marcus McClung. "Tidak ada satu alasan pun yang bisa saya katakan sebagai alasan utama. Menurut pendapat saya, ada banyak alasan yang mengarah pada keputusannya untuk tidak melakukannya."

Awal musim ini, McClung menghabiskan waktu seminggu bersama Indiana Pacers setelah mendapatkan kontrak standar NBA pertamanya pada 28 Oktober. Dia tampil dalam tiga pertandingan dan mencetak rata-rata 6,3 poin, termasuk 12 poin dalam 19 menit dalam kekalahan Pacers 128-108 dari Atlanta Hawks pada 31 Oktober. Dia dilepas pada 6 November. McClung telah tampil dalam sembilan pertandingan NBA sepanjang kariernya bersama lima tim yang berbeda.

McClung, yang tidak terpilih dalam draft NBA 2021, saat ini merupakan anggota Windy City Bulls, tim afiliasi Chicago di G League. Dia rata-rata mencetak 23,5 poin dalam 11 pertandingan bersama Windy City selama musim reguler G League. McClung telah memenangkan kejuaraan G League bersama Delaware Blue Coats, tim afiliasi Philadelphia 76ers, dan meraih gelar MVP G League bersama Osceola Magic.

Untuk memenangkan kontes dunk-nya, ia mengalahkan Trey Murphy III dari New Orleans Pelicans di final tahun 2023, Jaylen Brown dari Boston Celtics pada tahun 2024, dan Stephon Castle dari San Antonio Spurs pada tahun 2025, dengan aksi yang tak terlupakan yaitu melompati sebuah mobil. (tor)

Foto: BBC

Populer

Alarm Bahaya Berbunyi di Miami
Skenario Terburuk Cedera Bahu Cooper Flagg
Austin Reaves Pakai Nike Kobe. Ada Apa?
Devin Booker dan Suns Beri Kekalahan Ketiga Bagi Warriors di Awal Musim
SMAN 71 Jakarta Cetak Sejarah, Jubillee Tak Terbendung ke Final Four
Jamal Murray Cetak 42 Poin Dalam Kemenangan Overtime Nuggets Atas Pelicans
Joel Embiid Jaga Tren Positif 76ers Saat LeBron James Absen
Tanpa Flagg dan Irving, Mavs Jadi Bulan-bulanan Spurs
Jalen Williams Keluar Pakai Tandu, Thunder Dibayangi Kekhawatiran
52 Poin! Luka Doncic Menyala di Kandang Jazz