IBL memasuki musim kompetisi yang ke-23. IBL 2026 akan dimulai pada Sabtu (10/1) mendatang. Ada 11 tim yang berpartisipasi dalam IBL musim ini. Jumlah tersebut berkurang tiga tim dari musim sebelumnya.

Dirut IBL Junas Miradiarsyah menjelaskan tentang langkah antisipasi agar peserta tidak berkurang. Yakni dengan menjaga stabilitas dari tim-tim dengan memaksimalkan basis penggemar (fanbase) dari kota masing-masing.

“Kalau fanbase-nya baik, kemudian ticketing-nya baik, marketingnya baik, sehingga potensi untuk pendapatannya juga baik. Nah ini harus ada istilah lawannya. Kalau pengeluaran ada pemasukan bisa terus mengejar, rasanya itulah mencapai titik stabilitasnya,” kata Junas dalam acara IBL pada Selasa (6/1) di kawasan Jakarta Pusat itu.

Baca juga: Pertimbangan IBL Menggelar Seri Lima Terbaik di Semifinal dan Final

“Jadi yang kami dorong bukan hanya kompetisi yang baik secara kualitas di lapangan, tetapi juga kualitas untuk membangun fanbase setiap klub bisa maksimal. Kami bukan hanya menyerahkan ke klub tapi sama-sama karena ini tantangan sekaligus peluang buat semua,” imbuhnya.

Peserta IBL 2026 adalah Dewa United Banten, Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Kesatria Bengawan Solo, Satria Muda Pertamina Bandung, Rans Simba Bogor, Bogor Hornbills, Rajawali Medan, Hangtuah Jakarta, Tangerang Hawks, Satya Wacana Salatiga, dan Pacific Caesar Surabaya.

Ada pun tiga tim musim lalu yang tidak ikut serta lagi adalah Prawira Bandung, Bali United Basketball, dan Bima Perkasa Jogja. Dengan begitu, IBL 2026 memiliki peserta paling sedikit dalam enam tahun terakhir.

Baca juga: IBL Memastikan Bali United dan Bima Perkasa Mundur dari Liga

Dengan sistem kompetisi penuh, masing-masing tim akan menjalani 20 pertandingan di musim reguler. Lebih pendek dari musim reguler IBL 2025 yang mempertandingkan 26 pertandingan.

Tetapi bukan berarti IBL 2026 berakhir lebih cepat meski jumlah musim reguler berkurang. Sebab, ada perubahan format di playoff. Babak semifinal dan final akan menggunakan lima terbaik (best of five) mulai musim ini. Untuk ronde pertama masih tiga pertandingan terbaik.

“Untuk menambah jumlah gim yang berkualitas dan tentunya kalau jumlah gim yang baik ditambah, akan bagus untuk fans. Data tiga tahun terakhir kami lihat di playoff terutama semifinal dan final sudah menyentuh gim ketiga. Sudah layak ditambah,” ucap Junas.

IBL ingin secara bertahap membuat babak playoff lebih kompetitif. Bukan tidak mungkin nantinya bisa menyentuh seri pertandingan tujuh gim. (rag)

Foto: IBL

Populer

LeBron James Sudah Mencapai Batas Absen Untuk Mendapatkan Penghargaan Individu
Akhir Cerita Atlanta Hawks dan Trae Young
Kyrie Irving Tunjukkan Dukungan Untuk Saleh al-Jafarawi
Lakers Tertekan, Spurs Kembali ke Jalur Kemenangan
Chicago Bulls Kembali Memanggil Yuki Kawamura
Perubahan Besar di IBL 2026, Pelita Jaya Tetap Optimis Bisa Merebut Gelar
Hawks Mengakhiri Era Trae Young
LeBron James Melakukan Penyesuaian Dengan Permainan Luka Doncic
Steve Kerr Dikeluarkan dari Pertandingan, Stephen Curry Malah Bangga
Thunder Susah Payah Mengalahkan Utah