Intercity Evergreen hadir lagi tahun depan. Kompetisi bola basket untuk kelompok umur veteran itu sudah menginjak tahun ke-18. Intercity Evergreen 2026 akan berlangsung di Jakarta.

Intercity Evergreen 2026 mengusung tema “Kembali ke 18UKOTA” yang menandai kembalinya turnamen pemain veteran itu ke Jakarta. Penetapan Jakarta sebagai tuan rumah sebenarnya sudah dilakukan sejak 12 Februari 2025.

Tetapi Pengurus Pusat Intercity Evergreen menunjuk Lexyndo Hakim sebagai penanggung jawab pelaksana kemarin. Lexy sendiri merupakan Ketua Umum Perbasi DKI Jakarta periode 2022-2026.

“Kami siap dipercaya dan diberikan amanah untuk menjadi tuan rumah. Apalagi animo DKI Jakarta tidak hanya usia dini dan profesional. Pelaksanaan pertandingan antar veteran akan memberikan gairah tersendiri,” kata Lexy pada Selasa (18/11) itu.

Lexy juga sudah terlibat dalam Intercity Evergreen dalam tiga tahun terakhir. Event itu berlangsung di Solo pada 2023, Medan pada 2024, dan di Bandung pada 2025. Tim Jakarta tampil di final melawan tim Nusa Tenggara Barat (NTB).

Setelah ditetapkan sebagai penanggung jawab, Lexy menunjuk tim penyelenggara. Ia menungaskan Jandi Mukianto sebagai Ketua Pelaksana (Local Organizing Committee) Intercity Evergreen 2026.

Dalam struktur LOC itu, Lexy menjadi Ketua Steering Committee. M. Reza Anugerah sebagai sekretaris. Helga T. Abraham sebagai bendahara. Kemudian mereka akan bekerja sama dengan banyak bidang kepanitiaan dengan berbagai tugas masing-masing.

Selain memperkenalkan jajaran tim yang bertugas, penyelenggara juga meluncurkan logo resmi Intercity Evergreen 2026. Logo menampilkan filosofi tentang identitas Jakarta dan semangat turnamen dari para pemain veteran.

Obor dan api menjadi unsur utama logi Intercity Evergreen 2026. Unsur itu melambangkan aspirasi, kegigihan, dan semangat yang tidak pernah padam. Bentuknya juga memperlihatkan ikon Jakarta yaitu Monumen Nasional (Monas).

Ada unsur bola basket di bawah obor itu. Undur ini menjadi bentuk gambaran pondasi kebersamaan, kerja tim, dan sportivitas. Ada bianglala dan cakrawala yang menunjukkan nuansa metropolitan dan siklus turnamen dari kota ke kota.

Ditambah perisai yang menjadi simbol kekuatan, perlindungan, dan jiwa sportivitas peserta. Logo ini berwarna oranye dan hitam yang merupakan warna khas Jakarta yang memberikan identitas penuh energi dan elegan.

Populer

Pembalasan Dennis Schroder Dengan Menyingkirkan Pistons di Playoff
Musim Pertama Campus League Digelar! Sistem Baru Masa Depan Atlet Mahasiswa
Juara Basket Campus League Akan Berlaga di Kompetisi Asia
Donovan Mitchell Akhirnya Merasakan Final Wilayah Setelah 9 Musim di NBA
Final Wilayah Dimulai! Empat Tim Bertarung Merebut Trofi Larry O’Brien
Kabar Bahagia Untuk Penggemar James Harden
Hasil Voting MVP NBA 2026 yang Mengejutkan
Cara Shai Gilgeous-Alexander Merayakan Keberhasilan Meraih MVP Kedua
Resmi! SGA Terpilih Sebagai MVP NBA 2025-2026
Gambaran Tim Inti Warriors Diungkap Oleh Mike Dunleavy Jr.