Keputusan Dan Hurley Menolak Rayuan Lakers Sudah Tepat

| Penulis : 

Dan Hurley baru saja menunjukkan bahwa uang bukan segalanya. Dia menolak rayuan Los Angeles Lakers, yang bersedia memberikan 70 juta dolar Amerika selama enam tahun. Menurut pandangan John Feinstein dari The Washington Post, keputusan Hurley sangat tepat. Hurley punya banyak alasan untuk bahagia di Connecticut. Yang terpenting, dia cukup pintar untuk mengetahui hal itu.

Dan Hurley menandatangani kontrak senilai 32 juta dolar Amerika oleh University of Connecticut untuk enam tahun ke depan.Jumlah uang yang banyak, tetapi jauh lebih kecil dari yang ditawarkan Lakers. Tim milik Jeanie Buss tersebut mendapat kecaman karena dianggap meremehkan Hurley dengan tawaran 70 juta dolar Amerika selama enam tahun.

Mengapa? Sejarah, keluarga dan mungkin yang paling penting kebahagiaan sudah didapatkan Hurley. 

Ada banyak nama dalam daftar pelatih yang melarikan diri demi mendapatkan lebih banyak uang, lebih banyak ketenaran atau lebih glamor, pada akhirnya menjadi pengangguran. Lakers telah meraih satu gelar sejak 2010, dan itu terjadi di gelembung pandemi. Namun tradisi baru mereka adalah memecat pelatih setiap dua tahun sekali. 

Pelatih seperti Rick Pitino, John Calipari, John Beilein, Fred Hoiberg, Lon Kruger, dan PJ Carlesimo, melompat ke NBA. Namun setelah kegagalan mereka di NBA, semua kembali ke kampus. Kecuali Beilein dan Carlesimo, yang keduanya terjun ke dunia penyiaran.

Menurut John Feinstein, tidak ada salahnya beralih dari perguruan tinggi menjadi profesional. Tapi U-Conn adalah tempat yang nyaman bagi Hurley. The Huskies telah memenangkan dua gelar NCAA berturut-turut. Kampus pertama yang melakukannya adalah Duke pada tahun 1991 dan 1992, dipimpin oleh seorang garda bernama Bobby Hurley. 

Perjalanan Dan Hurley ke puncak NCAA sangat terkait dengan kesuksesan kakak laki-lakinya, dan kesuksesan kepelatihan ayahnya. Bob Sr., yang melatih di St. Anthony's di Jersey City selama 45 musim. "Setiap tim yang mereka mainkan hebat," kata Dan Hurley. "Dia yakin para pemainnya harus memainkan permainan sempurna untuk mendapatkan peluang menang."

Dan Hurley dan keluarganya senang tinggal di Connecticut. Orang tuanya juga selalu menyaksikan putranya memimpin tim dalam setiap pertandingan. Putranya Andrew menjadi pilihan untuk kedua tim perebutan gelar nasional. Tampaknya Dan Hurley sangat menyadari bahwa dia memiliki peluang untuk menjadi pelatih pertama sejak Wooden yang memenangkan tiga gelar nasional berturut-turut. Untuk saat ini, Hurley punya banyak alasan untuk bahagia di Connecticut. (*)

Foto: NBC Connecticut

Populer

Rich Paul Sebut Kompensasi Ideal Warriors untuk Jasa Besar Stephen Curry
Tim Putri AS Lolos Perempat Final Piala Dunia Bola Basket Wanita FIBA ​​2026
Enam Rekor Legenda NBA yang Dipatahkan Victor Wembanyama di Musim Ketiga
Arena Tandang Favorit Anthony Edwards, Madison Square Garden Tersulit
Tidak Banyak Klub Yang Tertarik Dengan Kevin Durant Melalui Bursa Transfer
Dampak Besar Dari Hukuman Yang Diterima Clippers
Jonathan Kuminga Ganti Nomor Punggu, Pakai No. 24 di Timberwolves
Minicamp di Slovenia Bikin Kevon Looney Makin Yakin pada Luka Doncic
Asian Games 2026 Segera Bergulir, 23 Tim Bersiap Berebut Medali di Nagoya
Tujuh Tim Dalam 21 Tahun, Chris Paul Ungkap Kunci Bertahan di Level Elite