Pat Bev Kritisi Drama Kontrak Klay Thompson

| Penulis : 

Kabar ini akhirnya muncul lagi setelah sebulan menghilang. Tentang drama masa depan Klay Thompson di Golden State Warriors. Kali ini yang kritis adalah Patrick Beverley. Pemain Philadelphia 76ers ini mengecam manajemen Warriors karena tidak segera memberikan perpanjangan kontrak untuk Thompson. 

Situasinya memang rumit. Di satu sisi, Klay Thompson merupakan pemai yang berjasa membantu Warriors mendapatkan empat gejar juara NBA. Sedangkan di sisi lain, sejak dia sembuh dari cedera yang panjang, Thompson belum bermain seperti dulu. Sementara, Thompson ada di tahun terakhir kontraknya bersama Warriors dengan bayaran 43 juta dolar Amerika. Dan, negosiasi antara manajemen Warriors dengan Thompson menemui jalan buntu. 

Kalau dilihat dari segi bisnis, Warriors butuh mengamankan ruang gaji mereka. Manajemen tidak ingin terus-terusan membayar kelebihan pajak barang mewah akibat besarnya gaji trio Stephen Curry, Klay Thompson, dan Draymond Green. Sedangkan penampilan mereka terus menurun seiring usia yang bertambah. Lihat saja sekarang, Warriors mengalami kesulitan. Ditambah lagi dengan Green yang harus menjalani skorsing tanpa batas waktu. 

Tetapi rupanya Patrick Beverley memiliki pandangan berbeda. Apa yang Beverley ingin Warriors lakukan adalah lebih melihat sisi kemanusiaan dibandingkan sisi bisnis. Lihatlah orang yang membantu menjadikan Warriors seperti sekarang ini.

"Klay Thompson, kenapa dia belum mendapat perpanjangan?" tanya Beverley. "Tidak apa-apa, ini bukan karena apa yang kamu lakukan sekarang, ini karena apa yang kamu lakukan hingga sampai pada titik ini. Orang itu membawa kejuaraan ke organisasi itu. Seperti sedang dalam perjalanan untuk mendapatkan kejuaraan lain jika dia tidak berlutut. Mereka baru saja memenangkan kejuaraan dua tahun lalu!"

Pada episode terbaru Pat Bev Pod, Beverley terlihat sangat berapi-api dalam membahas situasi antara Warriors dan Klay Thompson. Menurutnya, Warriors yakin bahwa Thompson harus dapat perpanjangan kontrak. Manajemen harus melihat apa yang dia lakukan untuk tim. (*)

Foto: The Sun / Getty Images

Populer

Pemicu Kemarahan Nikola Jokic Terhadap Jaden McDaniels
Perubahan Strategi Knicks Membuat Karl-Anthony Towns Bersinar
Bersama Kawhi Leonard, Raptors Mampu Tundukkan Cavaliers
Danilo Gallinari Minta AS Belajar dari Kesalahan Italia dalam Tangani Pandemi
Selamat Ulang Tahun Kobe Bryant, Seharusnya Usiamu 42 Tahun
Paul George Kembali Tajam Setelah Bertemu Psikiater
Lewati Kampus, Zaire Wade Merapat ke NBA G League
Thunder Susul Lakers, Unggul 3-0 Atas Suns
Shai Gilgeous-Alexander Nyaris Mencapai Akurasi Tembakan Tertinggi di Playoff
Keajaiban Dua Pemain Tertua Menyelamatkan Lakers di Houston