Tanpa Harden, Tyrese Maxey Berkembang

| Penulis : 

Philadelphia 76ers tidak pernah membutuhkan James Harden. Mungkin kalimat tersebut bisa diucapkan sekarang. Setelah Sixers menang tujuh laga berturut-turut (7-1), di balik performa menawan Joel Embiid dan Tyrese Maxey. Duet ini lebih bagus setelah tidak ada James Harden. 

Jika bukan karena Daryl Morey yang pindah ke Philly, Sixers mungkin tidak akan pernah berpikir untuk mengakuisisi James Harden. Seperti yang kita semua tahu, Harden adalah "anak emas" Morey. Namun justru yang terjadi akhir-akhir ini sebaliknya. Morey dan Harden terlibat perseteruan, yang menyebabkan hubungan keduanya renggang. Puncaknya ketika Morey menyetujui Harden pindah ke LA Clippers. 

Sixers awalnya dilema, ketika mereka kalah di pertandingan pertama NBA 2023-2024 dari Milwaukee Bucks. Saat itu Harden masih ada di roster, namun tidak bermain. Datanya, sekarang Sixers malah punya rekor 5-0 setelah kepergian Harden, sehingga mereka punya rekor 7-1. Terakhir Sixers mengalahkan Detroit Pistons, 114-106, Jumat malam (10/11) waktu Amerika Serikat. Dobel-dobel Joel Embiid dan Tyrese Maxey Sixers melanjutkan tren positif. Embiid mencetak 33 poin dan 16 rebound. Embiid meraih 8 tembakan dari 21 percobaan. Maxey menyumbang 29 poin dan 11 asis. 

Apakah Sixers membutuhkan Harden? Mungkin tidak butuh. Karena data dari StatMuse menyebutkan bahwa Sixers mencetak rekor 15-9 tanpa kehadiran Harden di musim 2022-2023. Sementara musim ini sudah jelas, bahwa Sixers tanpa Harden bisa menceak rekor 7-1. Jadi sudah pas ketika lagu "No More Drama" dari Mary J. Blige dinyanyikan oleh semua pendukung Sixers. Karena sudah tidak ada lagi drama perseteruan antara Harden dan Morey, yang justru malah membebani mental pemain lainnya. 

Namun yang paling diuntungkan dari situasi ini adalah Tyrese Maxey. Karena dia mampu membuka permainannya dengan tidak adanya Harden, dengan menunjukkan keserbagunaannya dalam mencetak poin, dan membuktikan bahwa dia juga bisa jadi fasilitator. Harden memang memimpin liga dalam asis per gim musim lalu, tetapi Maxey mampu mengisi kekosongan sejauh ini.

Bryan Toporek dari Forbes, Maxey berkembang pesat dalam peran barunya sebagai pengendali bola penuh waktu. Dalam tujuh gim pertamanya, ia mencetak rata-rata 25,4 poin, 7,0 asis, 5,0 rebound, dan 3,1 lemparan tripoin dengan akurasi tembakan menembakkan 48,1 persen. Yang paling penting, dia rata-rata hanya melakukan 1,1 turnover per gim. Lebih sedikit dibandingkan yang dia lakukan tahun lalu, yaitu 1,3 turnover per gim. Sixers meminta Maxey untuk menjadi lebih agresif saat dia terus menyeimbangkan antara menciptakan serangan untuk dirinya sendiri atau rekan satu timnya. Jika dia mengindahkan saran itu, maka dia akan mendapatkan penghargaan All-Star pertamanya musim ini. (*)

Foto: Philadelphia Inquirer

Populer

Alarm Bahaya Berbunyi di Miami
Austin Reaves Pakai Nike Kobe. Ada Apa?
Skenario Terburuk Cedera Bahu Cooper Flagg
Jamal Murray Cetak 42 Poin Dalam Kemenangan Overtime Nuggets Atas Pelicans
Devin Booker dan Suns Beri Kekalahan Ketiga Bagi Warriors di Awal Musim
Joel Embiid Jaga Tren Positif 76ers Saat LeBron James Absen
Tanpa Flagg dan Irving, Mavs Jadi Bulan-bulanan Spurs
Baru Tiga Hari, Badai Cedera Melanda NBA
Celtics Luncurkan Salah Satu Promosi Dalam Arena Paling Keren Yang Pernah Ada
SMAN 71 Jakarta Cetak Sejarah, Jubillee Tak Terbendung ke Final Four