Senyum Filipina di Akhir Perjalanan Piala Dunia FIBA 2023

| Penulis : 

Filipina mengakhiri Piala Dunia FIBA 2023 dengan kemenangan, Sabtu (2/9). Tak sekadar menang, Filipina bahkan menutup laga dengan skor meyakinkan 96-75. 

Laju (20-3) Filipina di kuarter tiga membuat gim langsung berjarak 22 poin dan tidak mungkin dikejar lagi oleh Cina. Agresif dan efektif adalah dua kata untuk menggambarkan FIlipina hari ini. Mereka merebut 13 offensive rebound dan berhasil memasukkan 49 persen tembakannya (35/72). 

Di gim terakhir, Jordan Clarkson semakin meledak. Bermain 33 menit, Jordan mencetak 34 poin dari 11/18 tembakan. Termasuk di dalam tembakan itu ada 5/10 tripoin. 

"Ini menyenangkan bisa menang," buka Jordan. "Ini turnamen yang sulit untuk kami tapi kami terus berjuang di setiap laga dan akhirnya kami menang. Mungkin Anda tidak akan melihat sosok yang sama lagi setelah gim ini dari para pemain yang ada. Saya senang kami terus berjuang sampai akhir," imbuhnya. 

Rhenz Abando membantu dengan 14 poin dan 5 rebound. Kai Sotto menambahkan 12 poin dan 6 rebound selama 19 menit bermain, sedangkan Dwight Ramos menyumbangkan 11 poin, 5 rebound, dan 4 asis. 

Kyle Anderson atau Li  Kaier menjadi pemimpin Cina hari ini. Bermain 33 menit, ia mencetak 17 poin, 9 rebound, dan 5 asis. Zhang Zhenlin menyusul dengan 13 poin. Hu Mingxuan dan Zhao Rui masing-masing 12 poin, sementara Hu Jinqiu 10 poin plus 6 rebound. 

"Pertama, selamat untuk Filipina. Saya rasa mereka berhasil mengambil kesempatan atas kami saat kami kehilangan konsentrasi di kuarter tiga. Mereka memanfaatkan itu dengan baik," terang Aleksandar Djordjevic. "Kami coba mengejar dengan tembakan-tembakan cepat, sayangnya semua meleset. Mereka menyerang kami dengan permainan satu lawan satu dan kami tak bisa menghentikan itu," imbuhnya, 

Filipina menutup Grup M sebagai peringkat dua di bawah Sudan Selatan karena unggul selisih poin. Ini adalah kemenangan perdana Filipina sejak Piala Dunia 2014. Rekor akhir Filipina adalah (1-4), serupa dengan Angola dan Cina. 

Di babak ini, setiap tim akan menjalani dua laga berhadapan dengan tim dari seberang grup mereka. Nantinya, tim yang finis pertama di grup ini akan mengisi peringkat 17-20. 
Peringkat dua akan mengisi posisi 21-24, peringkat tiga di posisi 25-28, lalu peringkat empat sebagai posisi 29-32. Pembeda peringkat adalah catatan menang-kalah dan selisih poin. (DRMK)

Foto: FIBA

Populer

Baru Tiga Hari, Badai Cedera Melanda NBA
Lakers Tampil Meyakinkan, Luka Doncic Langsung Tegaskan Ambisi Juara
Rekor SGA Terputus Saat Thunder Mengalahkan Nuggets
Shai Gilgeous-Alexander Pilih Hormati Pertandingan daripada Rekor
Laga Pertama LeBron James di Philadelphia Berujung Manis
Drama Playoff Jakarta, Pangudi Luhur dan Al-Maruf Tundukkan Tim Juara
Damian Lillard Kembali Merasakan Hangatnya Portland Setelah Absen 18 Bulan
Dikritik Donald Trump, LeBron James Santai
Anthony Davis Dapat Sorakan "MVP" Dalam Laga Debutnya
Anthony Edwards 45 Poin, Masuk Klub Elite bersama Chamberlain dan Michael Jordan