Akhirnya Bandung kembali merasakan final kasta tertinggi bola basket Indonesia. Terakhir kali kota tersebut melangkah ke final pada 2008 lalu. Kala itu masih bernama Garuda Bandung. Setelah 15 tahun berlalu, Prawira Harum Bandung membawa kembali capaian bersejarah tersebut.

“Sangat bersyukur dengan hasil ini. Ini tim terbaik di Indonesia. Apresiasi untuk para penggemar dan organisasi atas kerja keras ini. Masih ada satu langkah lagi. Kami sangat bersemangat untuk ke final,” kata garda Prawira Brandone Francis usai pertandingan.

Dalam gim di C-Tra Arena, Bandung pada Sabtu (15/7) itu, kedua tim mengakhiri kuarter pertama dengan skor imbang 21. Keunggulan Prawira terbangun mulai kuarter kedua. Puncaknya di pertengahan kuarter keempat usai Hans Abraham melesakkan tripoin.

Aksi tersebut membuat Prawira memimpin 18 poin dengan kedudukan 81-63. Prawira menjaga ritme dengan nyaman. Prawira akhirnya mengunci kemenangan dengan skor akhir 88-80. Sebelumnya mereka mengambil kemenangan 83-74 di gim 1.

Brandone Francis tak terhentikan dengan raihan 24 poin, 4 rebound, 3 asis, dan 2 steal. Jarred Shaw juga efektif dengan 18 poin dan 7 rebound. Reza Guntara menyumbang 12 poin dan 5 asis. Disusul Yuda Saputera dengan 11 poin, 6 rebound, dan 4 asis.

Kaleb Ramot Gemilang memimpin Dewa United dengan 21 poin dan 8 rebound. MVP IBL 2023 itu mencetak 4/9 tripoin. Yan Colome membantu dengan 17 poin, 5 rebound, dan 3 asis. Anthony Johnson dobel dobel dengan 13 poin dan 12 asis plus 8 rebound.

Kelolosan Prawira ke final hampir menyempurnakan capaian mereka pada musim ini. Tim asuhan David Singleton itu menjadi unggulan pertama dengan rekor menang-kalah 27-3. Mereka juga menyapu bersih kemenangan sejak ronde pertama playoff.

Hal yang sama juga dicapai oleh lawan mereka di final yaitu Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Babak final akan dimulai Kamis (20/7) mendatang di Britama Arena, Jakarta. Setelah itu akan berlangsung di Bandung sisa gim berikutnya.

“Pelita Jaya adalah tim yang hebat. Kami selalu bertarung sengit saat melawan mereka. Kami siap. Kami punya tim terbaik. Kami menghormati lawan tapi kami tidak takut melawan siapapun,” pungkas Brandone. (rag)

Foto: Hariyanto

Populer

Hampir Saja Terjadi Kekacauan di San Antonio
Untuk Pertama Kalinya Dalam 53 Tahun, Knicks Menjadi Juara NBA
Juara Bertahan Terjungkal, Pelita Jaya Enam Tahun Beruntun ke Final
11 Juni Ditetapkan Sebagai Hari Apresiasi OG Anunoby
Persiapan Spurs Hadapi Gim 5 yang Menentukan Nasib Mereka
Saga Ballooners Bangun Kekuatan Baru Dengan Masukkan Derrick Michael Xzavierro
Jalen Brunson Menangkan Trofi Bill Russell Sebagai MVP Final NBA 2026
James Harden Ditangkap Polisi Karena Membawa Senjata Api Secara Ilegal
Lapangan dan Perlawanan
NBA: Blok Anunoby Terhadap Tembakan Fox Sah