Warriors Memaksa Kings Mainkan Gim Kelima

| Penulis : 

Golden State Warriors berhasil mempertahankan keunggulan di Chase Center, San Francisco. Tim asuhan Steve Kerr itu akhirnya menyamakan kedudukan 2-2 setelah unggul tipis di gim keempat 126-125 pada Minggu (23/4) waktu setempat. Warriors memaksa Sacramento Kings memainkan gim kelima yang akan berlangsung pada Rabu (28/4) mendatang di Golden 1 Center.

Warriors mengambil alih kedudukan di awal kuarter ketiga. Tetapi mereka nyaris kehilangan keunggulan pada 42 detik terakhir. Stephen Curry meminta time out padahal jatah Warriors sudah habis. Setelah mendapat technical foul, Kings mendapat satu tembakan gratis melalui Malik Monk.

Kings terus menempel ketat setelah De’Aaron Fox berhasil memasukkan tripoin. Margin satu angka di 10 detik tersisa. Curry dan Draymond Green memberi gangguan saat Fox memberikan umpan kepada Harrison Barnes. Berhasil. Tembakan Barnes meleset. Warriors menang tipis atas Kings.

“Ada hal-hal yang bisa Anda jalani dan tidak. Dan yang tidak bisa dipercaya adalah serangan balik De’Aaron Fox. Anda tidak bisa membiarkannya beraksi di paint arena setiap kali ia mendapat penguasaan bola. Itu adalah hal yang sulit dihadapi,” kata Green usai pertandingan.

Green kembali setelah absen karena diskors di gim ketiga. Ia memulai gim dari bangku cadangan. Tampil selama 31 menit, Green menyumbang 12 poin, 10 rebound, dan 7 asis. Berpadu dengan Curry meraih angka terbanyak dengan 32 poin, 5 rebound, dan 5 asis.

Sementara itu Klay Thompson memberikan 26 poin. Disusul Andrew Wiggins dengan 18 poin, 8 rebound, 3 asis, 2 steal, dan 4 blok. Kevon Looney berkontribusi pada 8 poin, 14 rebound, dan 6 asis.

Dari kubu Kings, Fox menjadi topskor dengan 38 poin, 9 rebound, dan 5 asis. Keegan Murray 23 poin dan 7 rebound. Domantas Sabonis tertahan dengan 14 poin, 8 rebound, dan 7 asis. Malik Monk 16 poin dan Davion Mitchell 12 poin.

“Kami membuat beberapa kesalahan terutama di kuarter keempat. Inilah yang terjadi karena kurangnya pengalaman di playoff. Tidak bisa lengah atau tidak bisa berpikir dapat memainkan sesuatu dengan cara tertentu,” ujar Mike Brown, pelatih Kings. (rag)

Foto: NBA

Populer

Dewa United Menelan Kekalahan Kedua, Pelita Jaya Semakin Dekat ke Final
Kegagalan De'Aaron Fox Picu Reaksi Keras
OG Anunoby Pahlawan Knicks
Australia Raih Kemenangan Pertama atas Amerika Serikat Sepanjang Sejarah
Rajko Toroman Calon Pelatih Timnas Basket Putra Indonesia, Selain Brian Rowsom
NBA Pakai Bola Wilson Mulai Musim 2021-2022
3-1! Knicks Cetak Comeback Terbesar Dalam Sejarah Final NBA
Jeanie Buss dan Rob Pelinka Terbang ke Polandia untuk Dukung Luka Doncic
Peresmian Patung Kobe Bryant, Lakers Gunakan Jersey Black Mamba Lawan Nuggets
Tyrese Haliburton Hanya Kena Teguran Karena Selebrasi Kontroversial