South Carolina Jumpa UConn di Final Putri March Madness

| Penulis : 

Final basket putri NCAA (March Madness) akan mempertemukan University of Connecticut (UConn) berhadapan dengan University of South Carolina (SC). Kepastian ini mereka dapatkan usai mengalahkan masing-masing lawan di babak Final Four. 

SC menang meyakinkan 72-59 atas University of Louisville, sementara UConn menang tipis 63-58 atas Stanford University. Dua bintang dari dua finalis tampil solid di Final Four. Aliyah Boston memimpin SC dengan dobel-dobel 23 poin, 18 rebound, dan 4 asis. Untuk Uconn, Paige Bueckers membukukan 14 poin, 4 rebound, plus 5 asis. 

Sepanjang musim ini, di SC menang tampil meyakinkan. Mereka hanya kalah dua kali dalam 31 gim sebelum terjun ke March Madness. Uconn sendiri menderita tiga kekalahan lebih banyak dari SC. 

Keduanya pun melalui turnamen March Madness ini dengan situasi yang berbeda. SC tampil dominan sepanjang turnamen dengan hanya satu kali menang di bawah dua digit poin. Itu terjadi saat menghadapi University of North Carolina. 

Sebaliknya, UConn melakoni laga terjal. Tiga dari lima gim mereka berakhir dengan selisih satu digit poin. Bahkan, di babak sebelumnya, Elite Eight, Uconn harus menjalani dua kali tambahan waktu untuk mengunci kemenangan.

Ini adalah final kedua SC sejak 2017. Kala itu, dipimpin A'Ja Wilson, USC meraih juara. UConn pun tak jauh berbeda. Mereka terakhir kali ke final pada 2016 dan menjadi juara. Kala itu, Uconn masih diperkuat pemain-pemain WNBA sekarang seperti Napheesa Collier, Kia Nurse, Katie Lou Samuelson, dan Breanna Stewart.

Kedua tim juga dipimpin oleh dua pelatih ternama. Dawn Staley yang melatih SC adalah pelatih tim nasional Amerika Serikat di Olimpiade 2020 Tokyo lalu. Staley yang pensiunan WNBA juga punya segudang prestasi sebagai pemain.

Geno Auriemma bukan nama asing di basket kampus putri. Geno bahkan sudah memimpin UConn sejak 1985. Bersama Geno, UConn meraih 11 gelar juara NCAA. Ia juga jadi pelatih timnas putri Amerika Serikat dalam tiga Olimpiade, 2000, 2012, dan 2016. Semuanya berujung emas.

Partai final akan digelar lusa. Duel ini akan jadi adu taktik dua pelatih kawakan dan juga barisan pemain andalan. Siapa yang akan pulang dengan gelar juara dan meraih kejayaan? (DRMK)

Foto: NCAA 

Populer

Kyrie Irving Penyebab LeBron James Meninggalkan Cavaliers
Center Terbaik Sepanjang Masa Versi Shaquille O'Neal
Michael Jordan Menganggap LeBron Sebagai “Ancaman”
Slovenia Kalah di Laga Pertama, Luka Doncic Cetak Rekor dan Sempat Bersitegang
Potensi Yang Hansen Terlalu Besar Untuk Diabaikan
Rui Hachimura Bukan Prioritas Jangka Panjang Lakers
Barisan Veteran SM Pimpin Kebangkitan atas DU di Final Gim 1 All-Indonesian!
Survei ESPN, Shai Gilgeous-Alexander Bukan Favorit Pertama MVP Musim Depan
Nikola Jokic Pimpin Serbia Raih Kemenangan Perdana di FIBA EuroBasket 2025
Klaim Berani Anthony Edwards Tentang adidas AE2