Tony Parker dan Impian Memiliki Tim NBA

| Penulis : 

Tony Parker adalah salah satu sosok penting di tengah dinasti dan era kejayaan San Antonio Spurs. Sejak Spurs memilihnya di urutan ke-28 NBA Draft 2001, Parker berhasil mengantarkan Spurs meraih empat gelar juara. Lalu kebersamaanya dengan Tim Duncan dan Manu Ginobili akan selamanya dikenang sebagai salah satu trio terbaik dalam sejarah NBA.

Parker memutuskan pensiun selepas menutup musim 2018-2019 bersama Charlotte Hornets. Musim tersebut jadi satu-satunya musim di mana Parker tak bermain untuk Spurs. Ia memutuskan pindah karena masih ingin bermain tapi tak ingin menghambat regenerasi yang sedang diusahakan oleh Spurs. Di awal musim ini, tepatnya 11 November 2019, Spurs resmi mempensiunkan nomor punggung sembilan milik Parker.

Usai pensiun, Parker lebih disibukkan dengan urusan bisnisnya. Bisnis ini sebenarnya tidak baru digeluti oleh Parker setelah pensiun. Pada 2009 lalu, Parker telah membeli saham klub liga Prancis, ASVEL. Per 2014, ia telah menjadi pemilik saham mayoritas tim tersebut. Lalu di 2017, ia juga menjadi pemilik saham mayoritas tim basket perempuan Olympic Lyon, Lyon Basket Feminine.

Keseriusan Parker dalam bisnis kepemilikan tim basket profesional ini ia juga tunjukkan dalam wawancara terbaru dengan The Undefeated. Setelah menceritakan kesiapannya untuk menetap di Amerika Serikat, pria asal Prancis ini sedikit membagi mimpi dan rencana bisnisnya ke depan.

“Saya memiliki banyak rencana ke depan dan salah satunya adalah untuk tinggal di Amerika Serikat. Saya suka Amerika Serikat dan saya sudah di sini selama 20 tahun. Saya tidak masalah harus bepergian ke Prancis dalam satu waktu tertentu,” buka Parker. “Untuk mimpi saya, mimpi terbesar saya adalah memiliki tim NBA suatu hari nanti. Saya kini bergabung dengan grup Olympic Lyon dan kami punya mimpi besar untuk hal itu (memiliki tim).”

“Namun, mimpi itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Sekarang, kami punya banyak pekerjaan dan target yang lain yang ingin kami tuntaskan lebih dulu. Saya rasa 5 atau 10 tahun ke depan, kami bisa mewujudkan mimpi memiliki tim NBA. Saya sendiri sudah berbicara tentang rencana jangka panjang ini dengan presiden tim sepak bola Olympic Lyon. Saya adalah tipe orang yang selalu bermimpi tinggi,” pungkasnya.

Parker dan Olympic Lyon harus menyiapkan uang yang superbesar untuk mewujudkan impian mereka memiliki tim NBA. Pasalnya, dalam rilis terbaru Forbes, semua tim NBA kini sudah memiliki valuasi di atas AS$1 Milyar. Tim dengan valuasi terkecil di NBA sekarang adalah Memphis Grizzlies dengan AS$1,35 Milyar. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Dennis Schroder Ditukar Untuk Kedelapan Kalinya
NBA Umumkan Pemain Cadangan All-Star Game 2026
Meski Bermain Sebentar, Yuki Kawamura Buat Momen Berkesan
Heat Kalahkan Bulls Dengan Margin Terbesar Ketiga Sepanjang Sejarah Klub
Rumor Gim Terakhir LeBron di New York, Tiket Knicks vs Lakers Melonjak
NBA Memperingati 75 Tahun Kehadiran Pemain Kulit Hitam Pertama
Pelita Jaya Berkuasa di Kandang Satria Muda
Shaquille O’Neal Tidak Ingin LeBron Masuk NBA All-Star 2026
Paul George Diskors 25 Laga Karena Penggunaan Zat Terlarang
Nasib Buruk Warriors Bertambah, Curry Cedera Lagi dan Kalah dari Pistons