Efek domino pandemi virus korona untuk NBA masih berlanjut. Tak hanya menyerang segi ekonomi, secara jadwal pun, NBA harus terus memutar otak mereka. Pertama, kelanjutan musim 2019-2020 sendiri masih terus menjadi pertanyaan. Selepas resmi menunda liga per 11 Maret 2020, NBA belum bisa memastikan kapan liga akan berlanjut dan bagaimana kelanjutannya, melanjutkan musim reguler atau langsung ke playoff.

Tak berhenti sampai di situ, jika liga berlanjut dan tetap menggunakan format normal (playoff tujuh laga) maka penentuan juara NBA akan mundur juga. Jika penentuan juara mundur, maka semua jadwal untuk musim 2020-2021 pun terancam mundur. Seperti diketahui, NBA selalu memiliki jadwal pasti dalam semusim dari jauh-jauh hari.

Selepas penentuan gelar juara, NBA memiliki agenda NBA Draft, pasar pemain bebas (free agency), NBA Summer League, hingga laga-laga pramusim. Di antara semua gelaran tersebut, para pemain juga mendapat waktu istirahat atau mengembangkan diri mereka dengan berlatih secara individu. Hal ini juga menjadi bagian penting dalam pertumbuhan liga.

Laporan terbaru ESPN menyebutkan, NBA telah berencana memundurkan musim 2020-2021. Kemungkinan besar, gim pembuka musim tersebut baru akan digelar pada Desember, atau dua bulan lebih lama dari jadwal normal NBA yang memulai musim di kisaran Oktober. Menariknya, laporan yang sama menyebutkan bahwa NBA tak berniat mengurangi jumlah gim. Yang artinya, NBA akan berlangsung lebih lama dan kemungkinan baru berakhir pada bulan Agustus.

Hal ini terbilang menarik mengingat memundurkan awal musim bukanlah hal baru di NBA. Namun memang, seringnya kemunduran awal musim NBA terjadi karena lockout saat pembahasan kesepakatan baru antar pemain, tim, dan NBA sendiri. Terakhir kali lockout terjadi pada musim 2011-2012. Kala itu, musim reguler baru dimulai pada Hari Natal dan total hanya memainkan 66 gim. Dengan format playoff normal, liga tetap berakhir pada bulan Juni dan pemain mendapatkan waktu istirahat yang pas.

Belum ada konfirmasi dari NBA mengenai laporan ini. Pun demikian, tampaknya memundurkan musim 2020-2021 sudah pasti akan dilakukan karena kemunduran jadwal yang sudah sangat jauh di musim ini. Yang menarik ditunggu adalah bagaimana NBA menyiasati waktu istirahat pemain di jeda antarmusim dengan tuntutan untuk menjalankan musim dengan normal. Kita tunggu saja. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Memahami Pertukaran LaMelo Ball
Dampak Pertukaran LaMelo Ball dan Naz Reid pada Wolves dan Hornets
Janji Stephen Curry kepada Yaxel Lendeborg
Daftar Pemain Undrafted dengan Kontrak Terbesar Dalam Sejarah
Masuk Musim ke-20, Al Horford Tetap Bersama Warriors
Kontrak Fantastis dari Lakers, Austin Reaves Pasang Target Juara dengan Doncic
Becky Hammon Mengaku Salah, Tapi Tolak Minta Maaf ke Jalen Brunson
Austin Reaves Dapat Kontrak Senilai 185 Juta Dolar AS
Branch Menggila 37 Poin, Hornbills Menyeret Pelita Jaya ke Gim 5
Asosiasi Pelatih NBA Menyoroti Kontrak Micah Nori dengan Portland Trail Blazers