Fakta bahwa Carmelo Anthony tak lagi beredar di NBA sejak tengah musim lalu cukup membuat beberapa pemain NBA gelisah. Beberapa dari mereka tak sungkan berujar bahwa Melo (sapaan akrab Carmelo) seharusnya ada di liga. Bahkan, secara terang-terangan, bintang Portland Trail Blazers, Damian Lillard, sempat membuat gerakan berupa tagar di media sosial untuk mengembalikan Melo ke NBA.

Meski belum pernah ada jajaran eksekutif tim NBA yang terbuka langsung mengenai alasan tak merekrut Melo, sudah cukup banyak spekulasi mengenai hal itu. Tidak mau turun dari bangku cadangan, terlalu lama menguasai bola, efektivitas serangan, dan kemampuan bertahan yang kurang menjadi beberapa penyebab yang dirasa masuk akal.

Di tengah segala hal yang tidak pasti tersebut, Melo akhirnya angkat bicara. Dalam wawancara saat menghadiri sebuah acara di New York, Melo akhirnya mengungkapkan perasaannya kepada media setempat, SNY.

“Saya tak ingin membahas banyak tentang alasan saya tidak lagi di liga,” buka Melo. “Saya pribadi cukup terkejut dengan keadaan ini tapi yang terjadi biarlah terjadi. Saya kini berusaha tenang, melihat apa yang akan terjadi  ke depan sembari menghabiskan waktu bersama keluarga saya. Hal ini yang sekarang bisa lakukan dan saya akan terus fokus bekerja keras.”

Seorang awak media lantas bertanya mengenai keinginannya untuk bermain di NBA. Tanpa ragu-ragu, bahkan tak memberi jeda terhadap pertanyaan tersebut, Melo memastikan bahwa ia masih ingin kembali bermain. “2.000 persen saya ingin kembali bermain di NBA. Pastikan ucapan saya ini menjadi berita utama,” tutupnya.

Bicara kemampuan, rasanya memang sulit berbicara kalo Melo bukanlah salah satu pemain terbaik yang pernah bermain di NBA. Meski belum meraih gelar juara hingga kini, segala catatan pribadi yang ia punya adalah bukti nyata kemampuannya. Sepanjang kariernya, sebelum pindah ke Oklahoma City Thunder pada 2017-2018, Melo selalu menorehkan rataan poin di atas 20 poin per gim.

Beberapa penggemar dan pengamat menilai rasanya New York Knicks layak memberi Melo kesempatan lagi. Pasalnya, tim ini pun terlihat tak jelas ingin menyasar target apa, tak memilki tim yang cukup tangguh, dan kesulitan dalam menyerang. Rasanya, kehadiran Melo tak akan melukai tim ini dan jelas bisa menjadi mentor yang bagus untuk para pemain muda Knicks. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Victor Wembanyama Menyesal Karena Gagal Memenangkan Gim 2 Final NBA 2026
Knicks Bawa Pulang Dua Kemenangan dari San Antonio di Final NBA 2026
Knicks vs Spurs Tegang Sampai Akhir, Fans NBA Jakarta Saksikan Drama Gim 2
Investigasi Berlanjut, Kawhi Leonard dan Pamannya Dipanggil Penyelidik NBA
Dua Kemenangan Tandang Tidak Membuat Knicks Terlena
Pelita Jaya Mengejar, Layup Gillenwater Jadi Penyelamat Dewa United
Gim 1 Final NBA 2026 Cetak Rekor Penonton Terbanyak Sejak 2018
Prediksi Kontrak Baru LeBron James dan Lakers
Evaluasi Satria Muda Setelah Takluk dari Hornbills Laga Pembuka Semifinal
Charles Barkley Pilih Karl-Anthony Towns Sebagai MVP Final Dari Knicks