Kyle Korver akhirnya mendapat kejelasan nasib tentang masa depannya di NBA. Setelah luntang-lantung di masa bebas 2019 ini, akhirnya ada tim yang menawarnya. Milwaukee Bucks menyodorkan kontrak agar Korver mau merapat ke Winconsin.

Menurut laporan Adrian Wojnarowski, ESPN, Korver sepakat untuk meneken kontrak selama setahun. Nilainya mencapai AS$2,6 juta. Jeff Schwartz, agennya dari Excel Sports, telah mengonfirmasi itu kepada media.

Sebelum menerima tawaran tersebut, Korver sempat galau antara merapat ke Bucks atau Philadelphia 76ers. Namun, kedekatannya dengan Kepala Pelatih Mike Budenholzer justru membuatnya condong ke Milwaukee. Apalagi mereka sempat bekerja sama ketika masih sama-sama membela Atlanta Hawks. Korver bermain di bawah asuhan Budenholzer selama tiga musim lebih.

Dengan kehadiran Korver, Bucks berarti punya satu lagi penembak jitu. Sebab, selama 16 tahun kariernya di NBA, Korver terkenal sebagai garda tembak yang piawai melepas tripoin. Persentase total tembakan keseluruhannya bahkan mencapai 44,3 persen, dengan efektivitas 57,4 persen dan true shooting percentage 60,1 persen.

Kendati demikian, Korver tidak pernah bertahan lebih dari lima tahun bersama tim yang dibelanya. Ia selalu berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Sejauh ini, sudah ada lima tim yang pernah ia bela. Bucks merupakan tim keenamnya di NBA.

Pada 2018-2019 lalu, Korver bahkan membela dua tim berbeda. Awalnya, ia bermain untuk Cleveland Cavaliers. Namun, kepergian LeBron James dari tim itu membua Korver juga ingin hengkang. Cavaliers pun melepasnya di pertengahan musim ke Utah Jazz.

Korver sebelumnya juga pernah membela Jazz. Ia bergabung dengan tim itu pada 2007—2010. Korver kembali ke sana setelah sekian lama merantau ke berbagai tim.

Garda tembak berusia 38 itu kemudian tampil dalam 54 pertandingan bersama Jazz pada 2018-2019 itu. Ia mencetak 9,1 poin, 2,5 rebound, dan 1,2 asis per pertandingan. Statistik itu ternyata tidak membuat Jazz ingin mempertahankannya. Mereka malah menukarnya ke Memphis Grizzlies sebagai paket pertukaran untuk mendapatkan Mike Conley.

Belum sempat menggunakan jasanya, Grizzlies langsung menukarnya lagi beberapa hari kemudian. Mereka menukarnya ke Phoenix Suns bersama Jevon Carter demi Josh Jackson, De’Anthony Melton, dan hak pilih putaran kedua pada 2020.

Alih-alih memanfaatkan kemampuan Korver, Suns justru melepasnya pada awal Juli lalu. Sang pemain pun terpaksa menjadi pemain bebas dan berhak menentukan masa depannya. Korver memilih untuk merapat ke Milwaukee karena Budenholzer.

Kini, Korver bersiap untuk membantu sang pelatih mengarungi musim baru. Bucks berusaha untuk lebih baik lagi setelah melalui musim terbaiknya pada 2018-2019 lalu. Korver setidaknya bisa membantu mereka dari bangku cadangan selagi Khris Middleton menjadi pemain utamanya. (put)

Foto: NBA

Populer

Kawhi Leonard Juga Ingin NBA All-Star Game Kembali Ke Format Lama
Alasan Nikola Jokic dan Luka Doncic Hanya Tampil "Sebentar" di NBA All-Star Game
LeBron James Kurang Suka Dengan Format Baru NBA All-Star Game
Tak Mau Kalah Dengan Damian Lillard, Steph Curry Ingin Tampil di Kontes Tripoin
USA Stars Memenangkan NBA All-Star Game 2026, Anthony Edwards Jadi MVP
76ers Rela Bayar Kompensasi Untuk Kembalikan Cameron Payne ke NBA
Cita-cita Mulia Draymond Green
Victor Wembanyama Tepati Janji di NBA All-Star Game 2026
Giannis Antetokounmpo Tegaskan Kesetiaannya Pada Milwaukee Bucks
Kemenangan Tim USA Stars Atas Tim World Membuka Keseruan NBA All-Star 2026