Pemain NBA Ingin Perempuan Dibayar Lebih Besar di WNBA

| Penulis : 

Sudah menjadi rahasia umum jika bayaran pemain NBA lebih besar dari WNBA. Beberapa pemain WNBA bahkan sampai harus mengikuti kejuaraan lain di negara lain untuk mengumpulkan pundi-pundi uang. Mereka tahu bayaran di Eropa, misalnya, lebih besar daripada di WNBA sendiri.

Hingga dewasa ini, para pemain WNBA juga sudah berani bicara soal itu. Pemain seperti Brittney Griner, Liz Cambage dan Skylar Diggins-Smith belakangan menjadi tiga perempuan yang vokal menyuarakannya. Mereka menyoal bayarannya yang jauh lebih sedikit dari para pemain NBA. Padahal WNBA berada di bawah payung yang sama dengan NBA.

Selain para perempuan itu, pemain-pemain NBA juga mulai mengeluarkan pendapatnya tentang WNBA. Isaiah Thomas, garda anyar Denver Nuggets, belakangan ini menulis sebuah artikel di The Players’ Tribune. Ia menyinggung perbedaan besar bayaran pemain NBA dengan WNBA.

“Dan akhirnya—ya, saya akan mengatakannya: kita harus lebih banyak bicara tentang bayaran WNBA. Lebih banyak bicara,” tulis Thomas dalam artikelnya itu. “Pemain WNBA harus dibayar lebih banyak dari yang mereka dapatkan sekarang. Itu sudah jelas. Mereka adalah atlet profesional dan contoh sosok  terbaik di dunia dalam bidangnya—mereka harus dibayar seperti itu.

Thomas juga menambahkan, bayaran terbaik akan datang jika kita menyampaikannya terus menerus.

Isaiah Thomas, garda Denver Nuggets, menonton pertandingan Seattle Storm (WNBA) bersama anak-anaknya di kampung halamannya di Seattle, Washington. Foto: Getty Images

 

Selain Thomas, DeMar DeRozan, garda anyar San Antonio Spurs, mengatakan hal serupa. Ia pikir para pemain WNBA memang harus dibayar layak.

“Para perempuan itu harus dibayar layak di WNBA,” kata DeRozan dalam cuitannya di Twitter (@DeMar_DeRozan).

Stephen Curry, garda Golden State Warriors sekaligus dua kali pemain terbaik NBA, juga sempat menyinggung tentang kesetaraan. Ia mengatakan, perempuan juga punya hak untuk mendapatkan hal yang sama dengan para lelaki, termasuk bayarannya. Dengan begitu, perempuan pun bisa mengembangkan dirinya sesuai apa yang mereka mau—layaknya apa yang dilakukan lelaki.

Sementara itu, ketika para pemain sudah mulai menyuarakan hatinya, WNBA sendiri belum tampak mengambil langkah apa pun. Padahal mereka sudah berjalan selama lebih dari dua dekade. Namun, seperti yang Thomas bilang, semakin banyak yang berbicara tentang hal itu, ada kemungkinan semuanya berubah. WNBA berjalan bukan tanpa harapan.

Foto: WNBA.com

Populer

Al-Maruf Singkirkan SMAN 70, Final DBL Jakarta 2026 Punya Wajah Baru
Skenario Gagal, LeBron James Ogah Main Posisi Lima Lagi
Luka Doncic 41 Poin, Namun Lakers Menelan Kekalahan Perdana Musim Ini
Baru Sepekan NBA Bergulir, Anthony Edwards Menepi Dua Bulan
Cooper Flagg Kembali, Mavericks Buat Heat Makin Terpuruk
Playoff DBL Jakarta 2026 Membara! Pangudi Luhur Singkirkan Juara Bertahan
Buzzer-beater Spektakuler Jayson Tatum
Warriors Pecah Telur
Knicks Hindari Rekor 0-4 Setelah Menang Lawan Pistons
Diam-diam Rockets Cetak Rekor 4-0 di Awal Musim