VJ Edgecombe Pilih Bawa Bahama ke Olimpiade ketimbang Juara NBA

| Penulis : 

VJ Edgecombe punya pilihan yang tidak biasa. Bagi pemain NBA, mengangkat trofi Larry O’Brien menjadi impian terbesar. Tetapi pemain muda Philadelphia 76ers itu punya ambisi lebih besar daripada meraih gelar juara NBA.

Bagi Edgecombe, impian tersebut adalah membawa Timnas Bahama tampil di Olimpiade. No. 3 NBA Draft 2025 itu bahkan mengaku lebih memilih mewakili negaranya di panggung olahraga terbesar di dunia daripada juara bersama Sixers.

“Jujur, ini mungkin terdengar gila. Tetapi saya lebih memilih membawa Bahama ke Olimpiade daripada menjuarai NBA,” kata Edgecombe dalam siaran langsung Twitch bersama rekan setimnya, Jaylen Brown, pada Jumat (9/10) itu.

Edgecombe memiliki ikatan kuat dengan negaranya. Ia lahir di Bimini, Bahama sebelum pindah ke Amerika Serikat pada 2020 saat berusia 14 tahun. Edgecombe menempuh pendidikan di Florida hingga masuk Baylor University.

Baca juga: V.J. Edgecombe Temukan Sisi Berbeda Para Bintang Sixers

Satu tahun kemudian, Edgecombe menjadi salah satu prospek teratas draft. Ia memenuhi ekspektasi tahun pertamanya di NBA dengan menjadi finalis Rookie of the Year 2026. Edgecombe hanya kalah suara dari Cooper Flagg dan Kon Knueppel.

Pilihan Edgecombe itu bukan tanpa alasan. Membawa Bahama tampil di Olimpiade memiliki makna mendalam bagi Edgecombe. Sebab, Timnas Bahama belum pernah tampil di multi event olahraga paling bergengsi tersebut.

Jika Bahama berhasil lolos kualifikasi dan tampil di Olimpiade, pencapaian tersebut akan menjadi hal yang bersejarah bagi bola basket Bahama. Sejak Bahama merdeka dari Inggris pada 1973, negara tersebut perlahan membangun persaingan di pentas dunia.

Timnas Bahama nyaris melakukannya pada Kualifikasi Olimpiade Paris 2024 yang berlangsung di Valencia, Spanyol. Mereka melaju ke final turnamen kualifikasi tersebut setelah mengalahkan Lebanon. Namun, langkah Bahama terhenti oleh Spanyol.

Baca juga: Jaylen Brown Samakan Celtics dengan Mantan Pacar

Dalam perjuangan Bahama ke Olimpiade itu, Edgecombe menjadi salah satu pilar timnya. Ia mencatat rata-rata 22,5 poin, 7 rebound, dan 4,5 steal per gim dalam dua laga terakhir putaran pertama kualifikasi melawan Jamaika dan Puerto Rico.

Meski demikian, pencapain di kualifikasi itu menjadi tonggak sejarah penting yang menyulut semangat Bahama. Dengan pemain-pemain NBA seperti Edgecombe, Deandre Ayton, hingga Buddy Hield, Bahama berpeluang mengejar tiket Olimpiade Los Angeles 2028.

Sementara itu, waktu perhelatan Olimpiade dan Final NBA biasanya berdekatan. Jika pemain yang timnya tampil di Final NBA, ia hanya punya waktu beberapa hari untuk bergabung ke timnas.

Hal serupa pernah dialami oleh Devin Booker, Jrue Holiday, dan Khris Middleton yang baru tiba di Jepang sehari sebelum gim pertama AS di Olimpiade Tokyo 2020 usai tampil di Final NBA 2021 yang mempertemukan Suns vs Bucks. (rag)

Foto: NBA

Populer

Tyrese Haliburton Ingin Berdamai dengan Damian Lillard
Target NBA 2026-2027, Kevin Durant Bidik Rekor Poin Kobe Bryant
Stephen Curry Realistis, Warriors Tak Lagi Favorit Juara
Luka Doncic Menyesal Nekat Bermain, Akhirnya Absen di Playoff 2026
Kevin Durant Menyayangkan Keputusan Pensiun Russell Westbrook
Kota Los Angeles Beri Penghormatan untuk Russell Westbrook
LeBron James Bersinar Dalam Debut Pramusim Bersama Philadelphia 76ers
A’ja Wilson Raih MVP WNBA 2026, Cetak Sejarah yang Sulit Ditandingi
Jaylen Brown Samakan Celtics dengan Mantan Pacar
Juara Bertahan atau Penantang Baru, 10 Tim Bersaing di IBL All-Indonesian 2026