Giannis Antetokounmpo punya caranya sendiri untuk mengakrabkan diri dengan lingkungan baru. MVP NBA dua kali itu memulai perjalanan sebagai pemain Miami Heat. Tidak sekadar datang, lalu pulang. Giannis membawa tradisi memberi hadiah setiap tahun kepada rekan-rekannya.
Giannis memberi kejutan saat Heat sedang menggelar pertemuan tim. Giannis tiba-tiba masuk ke ruangan untuk melakukan “aksinya” tersebut. “Maaf mengganggu, saya melakukan ini setiap tahun, memberikan sepatu kepada semua orang,” ujarnya.
Hadiah tersebut bukan sembarang sepatu. Giannis memberikan Nike Freak 8 kepada para anggota Heat. Mulai dari staf medis, asisten pelatih, hingga rekan-rekan setimnya. Tidak terkecuali pemain dengan kontrak dua arah (two-way contract).
Baca juga: Donovan Mitchell Waspada Kekuatan Baru Miami Heat
Tradisi itu sebenarnya sudah dilakukan Giannis sejak dirinya memiliki kerja sama dengan Nike untuk sepatu khasnya. Tradisi tersebut berlanjut di Miami setelah Giannis meninggalkan Milwaukee Bucks.
Ternyata Giannis memiliki kisah di balik tradisi pemberian sepatu tersebut. Pemain asal Yunani itu mengenang masa kecilnya ketika masih bermain basket dengan sang kakak yaitu Thanasis Antetokounmpo.
Saat itu, Giannis dan Thanasis harus berbagi sepatu karena kondisi ekonomi keluarga mereka yang tidak berkecukupan. Keduanya bahkan hanya mampu membeli sepatu dengan harga sekitar 5-10 Dolar AS.
Baca juga: Tidak Lagi Bersama Giannis di NBA, Thanasis Antetokounmpo Kembali ke Eropa
"Ketika saya selesai bermain, karena saya tiga tahun lebih muda dari kakak saya, saya akan keluar dan memberikan sepatu kepadanya. Begitu juga sebaliknya," ujar Giannis saat sebelumnya berbicara kepada Complex.
Kehidupan Giannis berubah sejak ia masuk NBA pada usia 18 tahun. Giannis menjadi No. 15 NBA Draft 2013 setelah bermain di Liga Yunani bersama Filathlitikos. Ia kemudian berkembang menjadi salah satu pemain terbaik NBA yang diiringi dengan kontrak besar hingga kerja sama dengan sponsor yang menambah pundi-pundi kekayaannya.
"Sampai sekarang, saya rasa saya belum pernah membeli sepasang sepatu. Saya masuk NBA saat berusia 18 tahun dan sebelumnya tidak punya uang," tuturnya.
Berdasarkan kontrak yang tercatat, total gaji NBA Giannis telah menembus sekitar 338 juta Dolar AS. Sedangkan untuk kerja sama dengan Nike terjalin sejak 2013. Lini sepatu Nike Zoom Freak 1 meluncur pada 2019. Kini Giannis telah memiliki delapan sepatu khas.
Giannis membuka lembaran baru setelah ditukar ke Heat. Untuk mendatangkan Giannis dan Bobby Portis dari Bucks, Heat melepas aset besar yang termasuk Tyler Herro, Jaime Jaquez Jr. hingga beberapa hak pilih. (rag)
Foto: Miami Herald