Masa bakti LeBron James selama delapan tahun bersama Los Angeles Lakers telah berakhir, dan alasan utama di balik kepergiannya telah terungkap. Menurut agen LeBron, Rich Paul, kliennya ingin memanfaatkan setiap musim yang tersisa dengan sebaik-baiknya dan bersaing untuk meraih gelar juara, sementara Lakers saat ini sedang membangun tim untuk masa depan.
LeBron menghabiskan delapan musim terakhir bersama Lakers, membantu tim tersebut memenangkan kejuaraan NBA ke-17 pada tahun 2020. Bahkan di usia 41 tahun, ia tetap menjadi salah satu pemain elit liga musim lalu, dengan rata-rata 20,9 poin, 6,1 rebound, dan 7,2 asis sambil membantu Lakers mengamankan posisi unggulan ke-4 di Wilayah Barat dan mencapai babak kedua playoff.
Namun kini visi LeBron dan Lakers tak lagi sama. Agen LeBron, Rich Paul, menjelaskan bahwa arah Lakers saat ini berfokus pada pembangunan masa depan, yang tidak lagi sejalan dengan rencana LeBron karena ia terus mengejar gelar juara di musim-musim terakhir kariernya.
"LeBron tahu bahwa Lakers sedang membangun tim untuk masa depan, dan dia juga ingin bersaing memperebutkan gelar juara," kata Paul kepada The Athletic.
"Kami memang ingin mengevaluasi apa yang terbaik untuk LeBron pada tahap kehidupan dan kariernya saat ini. Dia ingin memanfaatkan setiap musim yang tersisa sebaik mungkin," imbuhnya.
Seiring meningkatnya spekulasi, masa depan LeBron dengan cepat menjadi salah satu topik pembicaraan terbesar di NBA, dengan beberapa tim yang berambisi meraih gelar juara diperkirakan akan menjajaki kemungkinan merekrut juara empat kali tersebut.
Golden State Warriors dipandang sebagai kandidat utama untuk merekrut "Sang Raja". Brian Windhorst dari ESPN melaporkan bahwa Warriors diperkirakan akan berupaya untuk menyelesaikan kesepakatan untuk LeBron sesegera mungkin, meskipun belum ada yang tampaknya jelas pada tahap ini.
Sementara Cleveland Cavaliers, juga dilaporkan termasuk di antara tim yang tertarik untuk merekrut salah satu pemain terhebat dalam sejarah NBA. Menurut Shams Charania dari ESPN, keputusan LeBron selanjutnya tidak akan didorong oleh uang, tetapi oleh apa yang paling masuk akal baginya secara pribadi pada tahap kariernya saat ini.
"Saya mendapat informasi bahwa ini adalah keputusan yang didorong oleh kebahagiaan bagi LeBron James. Dia merasa perlu menemukan kebahagiaannya di tempat lain, dan ke mana pun dia pergi sebagai pemain bebas transfer, itu tidak akan didorong oleh uang," ungkap Charania.
Menurut pakar NBA Brett Siegel dari ClutchPoints, Warriors saat ini yakin mereka memiliki peluang terbaik untuk mendapatkan LeBron.
"Dalam hal akses terhadap pengecualian tingkat menengah penuh mereka, Warriors sangat yakin bahwa mereka adalah kandidat terdepan untuk mendapatkan LeBron James jika dia meninggalkan Los Angeles Lakers sebagai pemain bebas," kata Siegel. "Sekali lagi, Golden State mengincar LeBron, dan ini akan menjadi kesempatan terbaik mereka, dengan asumsi dia mau mempertimbangkan untuk menerima pengurangan gaji besar-besaran demi bergabung dengan mereka. Itu permintaan yang besar, untuk beralih dari penghasilan 50 juta Dolar AS menjadi 15 juta atau 16 juta Dolar AS per tahun, tetapi ini LeBron yang kita bicarakan." (tor)
Foto: nbcnews.com