Transaksi besar itu akhirnya benar-benar terjadi di jeda musim ini. Setelah satu musim penuh rumor dan drama internal tim, Giannis Antetokounmpo meninggalkan Milwaukee Bucks. Dalam pertukaran spektakuler tersebut, Giannis bergabung ke Miami Heat.
Laporan dari ESPN menyebutkan bahwa Bucks menukar Giannis dan Bobby Portis ke Heat. Sebagai gantinya, Bucks mendapat imbalan besar dari Heat. Ada Tyler Herro, Kal’el Ware, Jaime Jaquez Jr., Kasparas Jakucionis, tiga hak pilih ronde pertama (termasuk No. 13 tahun ini), satu pick swap, dan satu hak pilih ronde kedua.
Perpindahan Giannis ini menandai berakhirnya perjalanan 13 tahun bersama Bucks. Sejak menjadi No. 15 NBA Draft 2013, Giannis tumbuh menjadi ikon waralaba dan salah satu pemain terbaik era ini. The Greek Freak juga berhasil mengantar Bucks menjadi juara NBA pada 2021 yang menjadi gelar pertama setelah 50 tahun. Bersama dengan Bucks, Giannis meraih dua MVP, Defensive Player of the Year 2020, serta sembilan kali All-NBA.
Baca juga: Menyatakan Milwaukee Bucks Bersih Dari Segala Dugaan Pelanggaran
Sayangnya, setelah kemenangan pada Final NBA 2021 itu, Bucks terus menurun. Bahkan mereka kandas di ronde pertama tiga musim beruntun. NBA 2025-2026 menjadi puncak kemalangan Bucks karena tidak lolos playoff untuk pertama kalinya dalam sembilan musim.
Menurunnya performa Bucks juga seiring dengan cedera yang menimpa Giannis. Pemain 31 tahun itu hanya tampil 36 pertandingan pada musim 2025-2026. Selain itu, kondisi Bucks beberapa tahun terakhir juga memicu Giannis untuk meninggalkan Milwaukee demi meraih gelar juara lagi.
Sementara itu, kedatangan Giannis dinilai bisa membuka harapan Heat untuk kembali bersaing. Heat beberapa musim terakhir gagal menembus persaingan elite NBA. Setelah menyerahkan paket besar ke Bucks, Heat hanya menyisakan Bam Adebayo sebagai tim utama.
Baca juga: Kabar Simpang Siur Seputar Celtics dan Giannis Antetokounmpo
Tetapi Heat mendapatkan kembali pemain bintang yang sudah lama mereka incar. Dari berbagai laporan menyebutkan bahwa Heat berulang kali mencoba paket pertukaran untuk Giannis sejak 2025.
Bucks sendiri telah melakukan negosiasi serius dengan Heat dan Boston Celtics dalam beberapa pekan terakhir. Kedua tim itu menjadi daftar tujuan Giannis. Celtics dilaporkan bersiap mengirimkan Jaylen Brown dan dua hak pilih ronde pertama.
Tapi pada akhirnya, Bucks menyetujui penawaran Heat. Kini Bucks memulai fase pembangunan ulang. Meski kehilangan bintang terbaiknya, mereka memperoleh sejumlah aset muda dan koleksi draft untuk masa mendatang. (rag)
Foto: NBA