San Antonio Spurs kalah tipis 104-105 dari New York Knicks di Gim 2. Hasil pertandingan pada Jumat (5/6) itu membuat mereka tertinggal 0-2 di Final NBA 2026. Spurs menghadapi beban sejarah yang berat saat melanjutkan dua gim berikutnya di New York.
Milwaukee Bucks (2021)
Bucks menjadi tim terakhir yang bisa bangkit setelah menelan dua kekalahan di Final NBA. Phoenix Suns mengamankan dua kemenangan di Arizona saat memulai Final NBA 2021. Tapi Bucks berhasil mengambil empat kemenangan berikutnya dan menjadi juara.
Cleveland Cavaliers (2016)
Final NBA 2016 menjadi salah satu yang paling ikonik. Cavaliers yang kembali diperkuat LeBron James kembali ke laga puncak. Mereka berhadapan dengan Golden State Warriors yang saat itu menguasai liga.
Baca juga: Dua Kemenangan Tandang Tidak Membuat Knicks Terlena
Cavaliers kalah di dua seri di kandang Warriors. Seri berlangsung sengit hingga mencapai tujuh gim. Cavaliers memastikan diri meraih cincin juara pertama dalam sejarah waralaba setelah mengalahkan Warriors 93-89 di Gim 7 di Oakland, California.
Miami Heat (2006)
Heat menjadi tim abad ke-21 pertama yang bangkit di Final NBA. Mereka mengalahkan Dallas Mavericks 4-2 di Final NBA 2006. LeBron James meraih gelar pertama sepanjang kariernya.
Mavericks menang 0-2 di Dallas. Kemudian Heat menyamakan kedudukan dan bahkan berbalik unggul 3-2 dengan Gim 5 melalui tambahan waktu. Heat memastikan kemenangan di Gim 6.
Portland Trail Blazers (1977)
Sebelum kisah LeBron dan cincin pertamanya itu, nyaris tiga dekade sebelumnya ada kisah manis Blazers meraih gelar. Blazers berhadapan dengan Philadelphia 76ers di Final NBA 1977. Sixers dalam posisi menguntungkan setelah menang di Gim 1 dan 2. Pada akhirnya Blazers mengangkat trofi Larry O’Brien di usai unggul di Gim 6.
Boston Celtics (1969)
Celtics menjadi tim pertama dalam sejarah yang bisa berbalik unggul setelah tertinggal 0-2. Final NBA 1969 terjadi hingga tujuh gim. Los Angeles Lakers menang dua gim pertama. Celtics menyamakan kedudukan hingga Gim 6. Celtics mengalahkan Lakers di Inglewood, California untuk memastikan diri sebagai juara NBA 1969.
Baca juga: Knicks vs Spurs Tegang Sampai Akhir, Fans NBA Jakarta Saksikan Drama Gim 2
Namun, ada satu perbedaan yang membuat posisi Spurs lebih sulit dari kelima tim tersebut. Semua tim yang comeback 0-2 itu menelan kekalahan di kandang lawan. Spurs justru mengalaminya di kandang sendiri.
Spurs menghadapi rekor yang mengkhawatirkan. Belum pernah ada tim yang bisa bangkit di Final NBA setelah tertinggal 0-2 di kandang sendiri. Berdasarkan sejarah NBA, tim yang memimpin 2-0 akhirnya memenangkan seri sekitar 86,5 persen.
Spurs menjadi tim ketiga dalam sejarah yang menelan dua kekalahan pertama di Final NBA di kandang. Sebelumnya dialami oleh Suns di Final NBA 1993 yang kalah dari Chicago Bulls. Kemudian Orlando Magic di Final NBA 1995 yang tumbang dari Houston Rockets.
Baik Suns dan Magic gagal membalikkan keadaan. Spurs menghadapi tantangan dengan membuat sejarah untuk bangkut usai tertinggal 0-2 atau justru meneruskan catatan tersebut. (rag)
Foto: Jonathan Daniel/AFP