Terry Rozier Minta Hakim Cabut Larangan Kontak Dengan Hornets

| Penulis : 

Masa depan Terry Rozier di NBA masih menjadi tanda tanya. Rozier melalui tim kuasa hukumnya meminta pengadilan federal mengubah syarat-syarat pembebasan menjelang dibukanya bursa transfer pemain bebas (free agency) pada 30 Juni mendatang.

Rozier sedang menghadapi proses hukum terkait kasus dugaan perjudian ilegal. Kasus itu terjadi saat Rozier masih memperkuat Charlotte Hornets pada 2023. Rozier ditangkap pada Oktober lalu ketika ia menjadi pemain Miami Heat.

Permintaan kuasa hukum Rozier itu diajukan karena pembatasan menghambat peluang Rozier untuk meneruskan karier di NBA. Larangan komunikasi, khususnya dengan Hornets, itu berdampak pada status kontrak dan proses di free agency.

Baca juga: NBA Kawal Miami Heat Terkait Dampak Terry Rozier

Dalam dokumen pengadilan pada Rabu (3/6), pengacara Rozier, Jim Trusty, menuturkan bahwa ketidakmampuan kliennya bermain atau berinteraksi dengan Hornets dapat dianggap sebagai kegagalan memenuhi kewajiban profesional oleh tim-tim NBA lainnya.

“Jika kondisi ini tetap berlaku saat free agency dimulai, peluang Mr. Rozier untuk mendapatkan kontrak baru bisa berkurang secara signifikan,” kata Trusty dilansir melalui ESPN.

Kasus dugaan perjudian itu terkait pertandingan pada Maret 2023. Jaksa Federal menuduh Rozier sengaja keluar lebih awal. Kemudian kelompok penjudi memperoleh keuntungan dari taruhan statistik pemain.

Baca juga: Terry Rozier Mengaku Tidak Bersalah di Sidang Kasus Perjudian Ilegal

Rozier membantah tuduhan tersebut. Kasusnya masih berjalan dan ia juga belum terbukti bersalah di pengadilan. Tapi sepanjang proses hukum berlaku, NBA membekukan status Rozier di liga.

Situasi semakin rumit setelah Rozier melewatkan hampir seluruh musim 2025-2026 dan terlibat sengketa pembayaran gaji dengan Heat. Putusan terbaru bahkan memungkinkan NBA menahan sebagian gaji senilai lebih dari 26 juta Dolar AS.

Sementara itu, Hornets menukar Rozier ke Heat pada Januari 2024. Dalam transaksi itu, Hornets menyerahkan Kyle Lowry dan satu hak pilih rounde pertama. Rozier bermain 95 gim untuk Heat dengan rata-rata 12,5 poin, 3,9 rebound, dan 3,3 asis. (rag)

Foto: NBA

Populer

Austin Reaves Pakai Nike Kobe. Ada Apa?
Anthony Davis Boleh Melepas Pelindung Mata
Nike Siap "Menghantui" Lapangan
LeBron James Debut di Kandang Philadelphia, Tapi Celtics Lebih Tangguh
Fox, Castle, dan Harper Jadi Pilihan Utama Mitch Johnson
IBL All-Indonesian Digelar Akhir Bulan Oktober di Bogor
Penghargaan Pertama Luka Doncic Sebagai Seorang Lakers
IBL 2027 Tetap Kandang-Tandang, Kurangi Jumlah Pemain Asing
Era Baru Lakers dan Tekanan Manajemen
Pemain NBA yang Berpeluang Mencatat Rekor Baru di Musim 2026-2027