Pelita Jaya Jakarta tak tersentuh kekalahan dalam delapan laga. Rekor kemenangan Pelita Jaya berlanjut sekaligus memenangkan duel Jakarta. Pelita Jaya menundukkan Hangtuah Jakarta 98-81 pada Jumat (13/2) di PJ Arena, Jakarta Selatan.
Pelita Jaya menguasai pertandingan sejak tepis mula. Tim asuhan David Singleton itu sudah meleset 29-18 di kuarter pertama. Hangtuah melawan di babak berikutnya. Setelah jeda pertandingan, Hangtuah memberi tekanan dengan memangkas jarak menjadi dua poin (57-55).
Ancaman serius Hangtuah tersebut tidak berlangsung lama. Setelah mendapat dua tembakan gratis dari Jeff Withey, Pelita Jaya membuka jarak dengan tripoin beruntun Darious Motten dan Andakara Prastawa Dhyaksa.
Baca juga: IBL Jakarta Bersatu! Pelita Jaya Ikat Persaudaraan Dengan Persija
Pelita Jaya menang telah melalui 34/72 tembakan. Mereka mencetak 12 tripoin. Dominasi itu membawa Pelita Jaya memimpin hingga margin tertinggi 18 poin di awal kuarter keempat.
“Kami bermain bagus di kuarter pertama tapi tidak di kuarter kedua. Kemudian paruh kedua yang menjadi perubahan besar. Delapan kemenangan ini luar biasa. Kami harus lebih baik secara keseluruhan. Seharusnya kami selalu bermain seperti ini,” ungkap Singleton.
Lima pemain Pelita Jaya meraup dobel digit poin. Jeff Withey menjadi yang terbanyak melalui dobel-dobel 22 poin dan 17 rebound. Withey hanya meleset 2 dari 8 tembakan. Begitu halnya dengan perolehan tembakan gratis (6/8).
Baca juga: Lepas dari Tekanan Hangtuah, Satria Muda Jaga Kemenangan di Bandung Arena
Darious Motten menghasilkan 20 poin dan 8 rebound. Agassi Goantara membara dengan 5/9 tripoin. MVP IBL 2025 itu melesat dengan 19 poin selama 28 menit. Amorie Archibald menyumbang 12 poin dan 13 asis. Disusul Andakara Prastawa Dhyaksa 10 poin selama 21 menit.
Hangtuah bertumpu pada Nicholas Hornsby yang meraih 27 poin, 8 rebound, 6 asis, dan 5 steal. Vander Blue II dengan 17 poin, 5 rebound, dan 5 asis. Rakeem Christmas memperoleh 13 poin dan 12 rebound. Kemudian separuh dari 8 tembakan Althof Satrio menghasilkan 13 poin.
“Kami belum menemukan cara untuk menutup pertandingan. Paruh pertama berjalan baik. Mulai kuarter ketiga langsung terpuruk dan hilang momentum. Kuarter keempat niat mengejar malah mereka yang semakin gila,” ucap Diftha Pratama.
Pelita Jaya (8-0) mengambil alih puncak klasemen sementara IBL 2026. Mereka menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan hingga pekan keenam. Hangtuah (5-5) menelan dua kekalahan beruntun setelah pekan lalu tumbang dari Satria Muda. (rag)
Foto: IBL