Perang Dingin NBA Vs. EuroLeague Dimulai

| Penulis : 

NBA dan FIBA ??terus melanjutkan rencana untuk membentuk liga baru di Eropa. Sementara itu, EuroLeague tidak senang dengan rencana NBA untuk menciptakan kompetisi baru di benua itu. Mereka juga mengeluarkan pernyataan yang bernada mengancam kepada NBA. Perang dingin antara NBA melawan EuroLeague tampaknya sudah dimulai. 

CEO EuroLeague, Paulius Motiejunas, meremehkan rencana NBA untuk meluncurkan liga NBA Eropa, dengan mengatakan bahwa ide saja tidak menjamin kesuksesan. Ia menekankan pengalaman panjang EuroLeague di wilayah tersebut, menyatakan keyakinan bahwa semua klub pemegang saham akan tetap bertahan, dan menyarankan bahwa proyek NBA saat ini masih lebih banyak berupa wacana daripada kenyataan.

Berbicara tentang proyek NBA Eropa, Motiejunas menegaskan bahwa hanya bicara saja tidak sama dengan kesuksesan. Meskipun NBA telah menguraikan ide-ide ambisius, pemimpin EuroLeague tersebut percaya bahwa realitas di Eropa berjalan sangat berbeda.

"Kita baru mendengar rencananya atau gembar-gembor tentang betapa menakjubkannya proyek ini, betapa besar potensinya," kata Motiejunas seperti dilansir AP. "Tetapi memiliki teori adalah satu hal, dan mewujudkannya adalah hal kedua."

CEO EuroLeague menekankan bahwa pengalaman sangat penting dalam beroperasi di kancah bola basket Eropa.

"Kami sudah berada di sini selama 26 tahun. Kami tahu bagaimana Eropa berfungsi," jelasnya.

EuroLeague menyatakan masih terbuka untuk menjalin hubungan dengan NBA dalam bentuk apa pun. Namun itu terasa seperti isapan jempol ketika mereka mengirimkan surat kepada NBA yang memperingatkan akan mengambil tindakan hukum jika pembicaraan dengan pemegang saham EuroLeague berlanjut.

Komisaris NBA Adam Silver menepis ancaman tersebut pada hari Kamis (15/1), waktu setempat, di Berlin, menjelang kemenangan Orlando Magic 118-111 atas Memphis Grizzlies dalam pertandingan musim reguler NBA pertama di Jerman. Malah Silver terkesan mengabaikan EuroLeague.

"Jika saya berpikir bahwa batasannya adalah EuroLeague yang ada dan minat penggemarnya," kata Silver, "kami tidak akan menghabiskan waktu dan perhatian sebanyak ini pada proyek ini."

Foto: nba.com

NBA sedang menjajaki kemungkinan membentuk liga Eropa bekerja sama dengan FIBA. Model yang diusulkan mencakup 16 tim, dengan 12 anggota tetap, dan potensi peluncuran pada Oktober 2027. Beberapa kota besar telah disebut-sebut sebagai kemungkinan tuan rumah, termasuk Madrid, Barcelona, ??Paris, London, Milan, Munich, dan Istanbul.

Perhatian baru-baru ini terfokus pada tiga klub pemegang saham EuroLeague yang belum memperbarui lisensi jangka panjang mereka, seperti Real Madrid, Fenerbahce, dan ASVEL. Barcelona, ??yang juga menunda keputusannya, kini mengindikasikan akan memperpanjang lisensi EuroLeague-nya selama 10 tahun lagi.

CEO Motiejunas tetap yakin bahwa seluruh kelompok klub pemegang saham akan tetap bersama EuroLeague terlepas dari berbagai protes dari luar.

"NBA telah mengumumkan berbagai hal selama setahun terakhir, tetapi tetap saja tidak ada yang bisa dipastikan," kata Motiejunas. "Sebagai pebisnis, para pemilik tim ini juga mulai menyadari bahwa ini seperti rekaman yang diputar berulang-ulang dengan kalimat 'kami akan mengumumkannya nanti.' ... Awal musim 2027 sudah di depan mata."

Foto: talkbasket.net

Sementara itu, banyak tim bola basket Eropa, termasuk beberapa di EuroLeague, mengalami kesulitan keuangan. Sistem ini sering kali bergantung pada pemilik kaya untuk menutupi utang tim setiap tahunnya. EuroLeague telah menerapkan pembatasan pengeluaran untuk mendorong keberlanjutan keuangan.

Sebagai peningkatan pendapatan, EuroLeague musim lalu membawa kejuaraan "Final Four" ke Abu Dhabi, untuk pertama kalinya. Hal itu juga membawa nuansa kekacauan bola basket Eropa, karena pemilik mayoritas Panathinaikos, Dimitris Giannakopoulos, dijatuhi hukuman larangan bermain lima pertandingan karena "tindakan mengancam" terhadap wasit.

EuroLeague juga memberikan lisensi multi-tahun kepada tim Dubai yang baru dibentuk dan baru-baru ini memperpanjang kemitraannya dengan agensi pemasaran olahraga global IMG.

"Kami fokus pada diri kami sendiri," kata Motiejunas. "Kami akan mampu beradaptasi, tidak ada keraguan tentang itu, dan kami akan terus berjuang." (tor)

Foto: Sky Sports

Populer

Klay Thompson Melampaui Jumlah Tripoin Damian Lillard Saat Bantu Mavs Menang
FBI Ungkap Kasus Pengaturan Skor di NCAA dan CBA
James Harden Tetap Percaya Dengan Clippers
Mike Tirico Menjawab Kritikan Program Michael Jordan di NBC
Kyrie Irving Direncanakan Kembali Setelah NBA All-Star 2026
Chris Paul: Saya Tidak Mau Berakhir Seperti Ini
Tissot Luncurkan Supersport NBA 2025 Special Edition Setelah Perpanjang Kontrak
Charlotte Hornets Akan Memensiunkan Nomor 30 Milik Dell Curry
Alasan Wemby dan Keldon Johnson Menggunduli Kepala
Paolo Banchero dan Franz Wagner Pimpin Magic Tumbangkan Grizzlies Di Berlin