Pertandingan Charlotte Hornets melawan Golden State Warriors kemarin menjadi pertemuan pertama antara Kon Knueppel dengan Stephen Curry. Keduanya berpeluang berbagi rekor ruki dengan tripoin terbanyak dalam satu musim.
Curry, yang merupakan alumnus Davidson College, Charlotte itu, membawa Warriors menumbangkan Hornets 132-125. Curry mencetak 9 tembakan tepat sasaran dengan 5 tripoin yang menghasilkan 26 poin selama 33 menit.
Knueppel tidak mau ketinggalan unjuk gigi dalam kesempatan melawan penembak terbaik di muka bumi. Knueppel meraih 4 tripoin dari 7 percobaan. No. 4 NBA Draft 2025 itu meraup 20 poin, 5 rebound, dan 8 asis.
Baca juga: Hanya Perlu 29 Gim, Kon Knueppel Raih 100 Tripoin Tercepat di NBA
Penampilan Knueppel di Spectrum Center itu membawanya memecahkan rekor yang sebelum dipegang oleh Curry. Knueppel menjadi ruki dengan perolehan terbanyak dalam setidaknya 20 poin dengan akurasi 50 persen, tripoin 40 persen, dan 90 persen tembakan gratis.
Knueppel saat ini menduduki peringkat ketiga dengan perolehan tripoin terbanyak. Pemain asal Duke University itu telah mencapai 117 tripoin. Hanya berselisih dua tripoin dari Curry dan bisa saja mengejar 125 tripoin Donovan Mitchell.
Pencapain itu membuat Knueppel disebut sebagai bagian kunci masa depan Hornets. Tidak hanya itu. Kemampuan tembakan jarak jauh Knueppel membuatnya mulai dibandingkan dengan Curry. Dalam musim perdananya, Curry membukukan 166 tripoin.
Baca juga: Lewati Kevin Garnett, Stephen Curry Menatap 20 Besar Poin Terbanyak NBA
Curry juga menaruh perhatian kepada pemain ruki Hornets itu. Setelah pertandingan, MVP NBA dua kali tersebut melontarkan pujian kepada Knueppel. Curry menilai Knueppel merupakan sosok masa depan bagi Hornets.
“Sungguh mengesankan. Meskipun masih muda, dia bermain dengan sangat tenang. Dia memiliki kemampuan menembak dengan sangat baik. Anda tidak bisa membiarkannya bebas sama sekali,” ucap Curry.
“Dia memiliki tembakan yang sangat bagus dan cepat serta menembak dengan percaya diri, serta kemampuan menciptakan peluang tidak bisa dianggap remeh. Saya tahu dia adalah pemain yang menjadi andalan tim ini,” lanjutnya.
Knueppel juga merupakan rekan setim Cooper Flagg di Duke. Mereka kini bersaing untuk menjadi Rookie of the Year 2026. Knueppel memperoleh rata-rata 19,3 poin, 5,1 rebound, dan 3,5 asis dalam 31 pertandingan. Pemain 20 tahun itu memiliki akurasi tembakan 47,8 persen dengan 42,8 persen tripoin plus 89,7 persen tembakan gratis. (rag)
Foto: Jared C. Tilton/AFP