Golden State Warriors mengamankan kemenangan penting 123-116 berkat penampilan gemilang Stephen Curry, pada Kamis malam (3/4) waktu Amerika Serikat. Laga Warriors kontra Lakers ini dianggap sebagai salah satu gambaran playoff tahun ini. Namun bintang Lakers Luka Doncic tampak kesulitan untuk memberi dampak positif bagi timnya.

Setelah pertandingan, Doncic mengungkapkan kekecewaannya terhadap permainannya sendiri. Doncic mengalami malam yang sulit dengan tembakannya, terutama dari luar garis busur, di mana ia gagal memasukkan 0 dari 3 tembakan tiga angka, dimana itu merupakan area permainan yang menjadi keahliannya. Doncic secara blak-blakan menilai dirinya sendiri, dengan menyatakan, "Penampilan saya itu tidak dapat diterima", kepada Jovan Buha dari The Athletic

Meskipun mengalami kesulitan, ia tetap mencetak 19 poin, 8 rebound, dan 7 asis. Namun, malam yang buruk baginya terlihat jelas, karena Lakers tampaknya kekurangan percikan ofensif yang krusial meskipun ada upaya keras dari LeBron James dan Austin Reaves.

LeBron dan Reaves tampil memukau untuk memikul beban ofensif Lakers. LeBron memberikan penampilan yang luar biasa, menyelesaikan pertandingan dengan 33 poin, 5 rebound, 9 asis, 1 steal, dan 1 blok. Sementara itu, Reaves menyumbang 31 poin, 6 rebound, dan 3 asis. Namun, upaya mereka tidak cukup untuk mengatasi penampilan dominan Curry dengan 37 poin, yang akhirnya memastikan kemenangan untuk Warriors.

Setelah kekalahan tersebut, kepala pelatih Lakers JJ Redick mengakui bahwa timnya masih berupaya mengembangkan pola pikir untuk babak playoff. 

"Kami masih membangunnya. Kami belum sampai di sana," kata Redick, menekankan bahwa Lakers masih harus bekerja keras sebelum benar-benar siap untuk babak playoff.

Ketika ditanya tentang performa Doncic, Redick menjawab dengan sederhana, "Itu bukan malam terbaiknya."

Menjelang babak playoff, Lakers akan membutuhkan Doncic dalam performa terbaiknya jika mereka berharap dapat melaju jauh di babak pascamusim NBA. (tor)

Foto: Fadeaway World

Populer

Devin Booker Akui Kehebatan Shai Gilgeous-Alexander
Shai Gilgeous-Alexander: Dillon Brooks Bukan Penjahat
Joel Embiid Gagalkan Upaya Celtics Mengeliminasi 76ers
Detroit Pistons Di Ambang Eliminasi
Spurs Melaju ke Semifinal Wilayah Barat Setelah Menyingkirkan Trail Blazers 
Nikola Jokic Bantu Nuggets Perpanjang Nafas
Cooper Flagg Memenangkan Penghargaan Rookie Of The Year NBA 2026
Dominan di MSG, Knicks Unggul 3-2
Adou Thiero Diusir Wasit, LeBron Membela, Luka Bayar Denda
Brad Stevens Terpilih Sebagai Executive Of The Year 2025-2026