Magic Menang Dramatis

| Penulis : 

Orlando Magic menghapus defisit 21 poin pada hari Minggu (29/12) waktu Amerika Serikat, dengan skor 59-40 di babak kedua untuk mengalahkan Brooklyn Nets, 102-101. Magic memasuki tahun 2025 dengan catatan 20-14, peringkat keempat di Wilayah Timur.

Orlando Magic menghabiskan sebagian besar pertandingan Minggu sore dengan Brooklyn Nets untuk mencari serangan. Namun, saat Cole Anthony mencetak angka di detik-detik terakhir, Magic telah menemukan jawabannya saat mereka sangat membutuhkannya. Ia baru masuk pada babak kedua, menggantikan Jalen Suggs yang cedera. Tembakannya yang menentukan kemenangan membantu Magic mengatasi defisit 21 poin untuk mengalahkan Nets.

"Saya tidak bermain bagus, tetapi saya melakukan sesuatu dengan baik. Tembakan itu benar-benar keren," kata Anthony pascapertandingan. "Saya tidak akan berbohong; permainan itu untuk Tristan (da Silva). Ia akan melakukan tembakan jika ia berhasil melakukannya.

Magic menutup pertandingan dengan keunggulan 22-4. Meskipun kehilangan tiga dari empat pencetak poin teratas. Mencari penyerangan yang konsisten telah menjadi perjuangan yang terus berlanjut sejak penyerang Franz Wagner bergabung dengan rekan setim All-Star Paolo Banchero di bangku cadangan dengan cedera otot oblique kanan pada 7 Desember. Peringkat penyerangan Magic merupakan yang terburuk di NBA dalam rentang tersebut. Kembalinya Banchero mungkin akan segera terjadi, tetapi hingga saat itu Magic harus bersaing dengan daftar pemain yang tersedia.

Keunggulan terbesar Nets datang dari kesalahan Magic (11 dari 14 poin Brooklyn di babak pertama) dan kesulitan Orlando untuk menahan tembakan hebat Brooklyn. Namun Magic yang kekurangan pemain kembali bertahan, mengungguli Nets 59-40 selama 24 menit terakhir untuk meraih kemenangan keempat mereka atas Brooklyn musim ini.

"Bukan satu tembakan itu yang membuat kami menang dalam pertandingan itu," lanjut Anthony. "Tristan membuat beberapa permainan hebat menjelang akhir pertandingan. Caleb membuat beberapa permainan hebat menjelang akhir pertandingan. Goga membuat beberapa permainan hebat menjelang akhir pertandingan. ... Itu adalah kerja sama tim yang sesungguhnya. Bukan hanya satu orang."

Tristan da Silva, pemain sayap pemula, memimpin Magic dengan perolehan poin tertinggi sepanjang kariernya, 21 poin, dengan tambahan 6 rebound dan 7 asis. Goga Bitadze memperoleh 19 poin dan 11 rebound. Caleb Houstan memperoleh 12 poin krusial di babak kedua, dan lay-in Anthony di detik-detik terakhir memberinya 10 poin.

Berikutnya Magic akan memulai pertandingannya pada tahun 2025 di Detroit pada Hari Tahun Baru. Pertandingan akan dimulai pukul 7 malam di Little Caesars Arena. (tor)

Foto: nba.com

Populer

Enam Rekor Legenda NBA yang Dipatahkan Victor Wembanyama di Musim Ketiga
Minicamp di Slovenia Bikin Kevon Looney Makin Yakin pada Luka Doncic
Daftar 12 Pemain Timnas Putra Indonesia untuk Asian Games 2026
Tidak Banyak Klub Yang Tertarik Dengan Kevin Durant Melalui Bursa Transfer
Lee Hyun-jung Dapat Kontrak dari Portland Trail Blazers
Wilayah Timur Lebih Menarik Ketimbang Barat di NBA Musim 2026-2027
Comeback Spektakuler Knicks di Playoff NBA 2026, Mikal Bridges Ungkap Rahasianya
Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Timnas Indonesia ke Asian Games 2026 Berubah
ESPN Jagokan OKC Thunder Sebagai Juara NBA 2027
Dampak Besar Dari Hukuman Yang Diterima Clippers