Kabar mengejutkan muncul dari Jontay Porter. Mantan pemain Toronto Raptors dan adik dari bintang Denver Nuggets, Michael Porter Jr. ini dikabarkan akan bermain lagi. Menariknya, pada 10 Juli lalu, Jontay baru saja resmi dinyatakan bersalah karena berjudi atas pertandingannya sendiri di NBA. 

Kabar dari Fox News menyebutkan bahwa Jontay meminta keringanan eksekusi hukuman kepada pengadilan. Ia dikabarkan ingin bermain di Yunani bersama Promitheas Patras. Laporan lain dari The Athletic menyebutkan bahwa Jontay berpeluang dihukum tahanan selama 41 sampai 51 bulan atau sekitar empat tahun. 

Karier Jontay di NBA berakhir 17 April lalu setelah NBA menghukumnnya larangan bermain seumur hidup. Hukuman ini diberikan setelah investigasi NBA menyatakanm Jontay bersalah pada gim di 20 Maret di mana ia memberikan informasi tentang kondisinya kepada orang lain untuk memasang taruhan. Pihak lain tersebut lantas memasang taruhan untuk menang AS$1,1 juta. 

"Saya tahu yang saya lakukan adalah salah, sangat melanggar aturan, dan saya memohon maaf atassemua yang saya lakukan," terang Jontay dalam rilis resmi dari kuasa hukumnya. Selain Jontay, ada empat orang lain yang terlibat di kasus besar penipuan NBA ini. Jontay sendiri total terlibat dalam 13 taruhan sepanjang musim. 

Jontay adalah peman atau pelatih aktif pertama yang teersandung kasus judi sejak 1950-an. Terdekat kasus seperti ini terjadi di akhir 90-an dan awal 2000-an namun melibatkan wasit saja. (DRMK)

Foto: Getty Images

 

Populer

Baru Tiga Hari, Badai Cedera Melanda NBA
Berstatus Juara IBL, Bogor Hornbills Incar Penebusan di All Indonesian 2026
Rekor SGA Terputus Saat Thunder Mengalahkan Nuggets
Lakers Tampil Meyakinkan, Luka Doncic Langsung Tegaskan Ambisi Juara
Shai Gilgeous-Alexander Pilih Hormati Pertandingan daripada Rekor
Nyaris Terkejar di Menit Akhir, Dewa United Amankan Kemenangan atas Pelita Jaya
Laga Pertama LeBron James di Philadelphia Berujung Manis
Damian Lillard Kembali Merasakan Hangatnya Portland Setelah Absen 18 Bulan
Pentingnya Kebugaran Kawhi Leonard untuk Ambisi Clippers
Dikritik Donald Trump, LeBron James Santai