Perjalanan karier membawa Willie Cauley-Stein kini menyeberang ke Italia. Ia merapat ke Openjobmetis Varese, salah satu tim legendaris LBA (Lega Basket Serie A) yang pernah 10 kali menjadi juara Italia. Tercatat, Varese pernah diperkuat oleh legenda Italia yang kini menjabat sebagai kepala pelatih tim nasional Italia, Gianmarco Pozzecco, dan juga legenda Argentina, Luis Scola. 

Ini jadi kali pertama Willie bermain di luar NBA. Sebelumnya, ia bermain untuk empat tim NBA selama tujuh musim. Ia menghabiskan musim lalu di NBA G League bersama Rio Grande Valley Vipers. Masa kejayaan Willie terjadi di empat musim pertamanya yang ia habiskan bersama Sacramento Kings. 

Memulai perjalanan baru di Italia, Willie justru membukanya dengan sebuah pernyataan yang cukup berani. Kepada Sportnado, Willie mengutarakan alasannya memutuskan memilih Eropa sebagai pelabuhan barunya. 

"Saya memilih datang ke Eropa karena pemainan yang jauh lebih taktikal," buka pemain berusia 30 tahun ini. "Dibandingkan dengan Amerika Serikat, gaya bermainnya jelas berbeda. Amerika Serikat fokus kepada permainan satu lawan satu yang dikendalikan oleh para pemain yang fokus untuk statistik individu mereka. Di Eropa, semua gim dan semua penguasaan bola menjadi penting, tidak seperti NBA di mana 82 gim berlalu begitu saja," tutupnya. 

Pernyataan ini menarik berbagai macam reaksi dari publik. Tak sedikit yang setuju dengan pernyataan Willie mengenai perbedaan basket Eropa dan Amerika Serikat. Namun, tak sedikit juga yang merasa bahwa alasan yang ia utarakan bukanlah yang sesungguhnya. Publik merasa, Willie hanya tidak dapat kontrak baru dari tim NBA. Jika ia mendapatkan penawaran, rasanya ia akan tetap di NBA. 

Di lain sisi, Willie memang kesulitan mengikuti perkembangan basket modern, utamanya di posisinya sebagai senter. Willie sejauh ini masih bermain dengan gaya konvensional, senter yang berebut rebound, melakukan screen, dan mencetak poin di bawah ring saja. Pemain dengan gaya bermain seperti ini memang terus tergerus menit bermainnya di NBA. 

Menarik melihat bagaimana Willie beradaptasi dengan basket Eropa. Gelaran Piala Dunia FIBA 2023 menunjukkan bahwa basket Eropa juga tidak mudah dimainkan, utamanya untuk mereka yang seumur hidupnya bermain basket dengan gaya Amerika Serikat seperi Willie. (DRMK)

Foto: NBA

Populer

Masalah Luka Doncic Dibalik Tripel-dobel Ketujuh Musim Ini
Doncic + Reaves 62 Poin, Lakers Mendepak Timberwolves dari Posisi Empat
Reaksi LeBron, Wade, dan Pemain NBA Dalam Malam Bersejarah Bam Adebayo
Dikeluarkan dari Pertandingan, Jaylen Brown Langsung Berkicau di Medsos
83 Poin! Bam Adebayo Melampaui Mendiang Kobe Bryant
Dominasi Spurs Tidak Terganggu Oleh Celtics
Clippers Catat Perubahan Musim Paling Bersejarah di NBA
Bam Adebayo Tak Percaya Bisa Masuk Buku Rekor NBA
Rekor Bersejarah Bam Adebayo Dalam Angka
Luguentz Dort Minta Maaf ke Nikola Jokic