DeMarcus Cousins tidak bermain di NBA sejak bulan April 2022. Tepatnya setelah dia dilepas oleh Denver Nuggets. Kabarnya kini manajemen Los Angeles Lakers berniat untuk menarik kembali pemain berusia 32 tahun tersebut. Beberapa pengamat NBA bilang kalau langkah yang diambil manajemen Lakers sebagai sebuah keputusasaan. 

Pemain berjuluk "Boogie" tersebut bisa dikategorikan sebagai veteran NBA. Sebab dia sudah 11 tahun bermain di liga tersebut. Dalam rentang waktu tahun 2020 hingga 2022, dia sudah tampil untuk empat tim, yaitu Houston Rockets, LA Clippers, Milwaukee Bucks, dan terakhir Denver Nuggets. Sulit bagi Cousins untuk mendapatkan tim yang mau memberikan jaminan kontrak penuh, dengan kondisinya yang rentan cedera. 

Foto: CBS Sports

Kembali ke Lakers. Pada 6 Juli 2019, Cousins menandatangani kontrak satu tahun dengan Lakers. Namun, dia mengalami robek anterior cruciate ligament (ACL) kirinya dalam permainan pickup di luar musim pada bulan Agustus 2019. Cedera ini membuatnya tidak bermain untuk Lakers selama satu musim. Akhirnya Lakers diberikan pengecualian untuk melepaskan pemain cedera. Sehingga pada 23 Februari 2020, Cousins tidak lagi berstatus pemain Lakers. Namun karena Cousins tetap diberi cincin juara NBA oleh Lakers, sebagai penghormatan. 

Kabar terbaru lebih mengejutkan lagi. Lakers yang sedang mengalami masalah setelah Anthony Davis cedera, dikabarkan berniat memanggil kembali DeMarcus Cousins. Pada pekan kedua bulan Januari 2023, Cousins dilaporkan akan menjalani latihan bersama Lakers. Tim asuhan pelatih Darvin Ham ini mengalami kesulitan setelah bigman terbaiknya, Anthony Davis cedera. Di bangku cadangan, Damian Jones juga tidak bisa menggantikan peran Davis. Sementara Thomas Bryant yang akhir-akhir ini bermain bagus, ternyata rentan cedera juga. 

Menurut laporan Marc Stein, Lakers kemungkinan akan memberikan kontrak 10 hari untuk Cousins. Pemain berusia 32 tahun tersebut sudah menyiapkan dirinya dengan belatih enam kali seminggu. Kehadiran Cousins diharapkan menjadi jawaban atas masalah rotasi pemain besar yang dimiliki Lakers. Sayangnya, rencana manajemen Lakers mengambil kembali Cousins, tidak dinilai bagus. Mike Fisher dari Sports Illustrated malah menyebut manajemen Lakers sudah putus asa. Menarik kembali Boogie ada sebuah langkah terakhir, yang dinilai tidak akan menyelesaikan masalah. 

Alasan Mike Fisher masuk akal. Sebab Boogie terakhir kali mencatatkan statistik yang bagus adalah ketika membela Houston Rockets di musim 2020-2021. Saat itu dia mencetak 9,6 poin dan 7,6 rebound dalam 25 pertandingan. Selebihnya, dia tidak sampai menembus angka tersebut. Namun ada faktor kedekatan dalam pengambilan keputusan ini. Boogie pernah bermain untuk Milwaukee Bucks pada musim 2021-2022. Dalam tim pelatih Bucks kala itu terdapat nama Darvin Ham sebagai asisten pelatih. Tentu saja, pelatih Ham tahu tentang apa yang dibutuhkan tim. Sehingga dia memilih untuk mendatangkan Cousins yang pernah menjadi anak didiknya. (*)

Foto: Yardbarker.com

Populer

Warriors Bersiap Mencari Pengganti Steve Kerr
Stephen Curry, Pemain Pertama yang Mencoba 10.000 Tembakan Tripoin Dalam Sejarah
Malam Bersejarah Stephen Curry Dinodai Performa Apik Naji Marshall
Peringatan 20 Tahun Kobe Bryant Mencetak 81 Poin
LeBron James dan Jeanie Buss Meredam Isu Ketegangan Hubungan Mereka
Jeanie Buss Disebut Tidak Senang Dengan Sikap LeBron Saat Lakers Memilih Bronny
Clippers Menghentikan Momentum Lakers di Kuarter Keempat
NBA Jalin Kerja Sama Jangka Panjang Dengan Abu Dhabi
Tripel-Dobel Joel Embiid Dalam Kemenangan Dramatis Sixers Atas Rockets
Knicks Mencetak Sejarah Klub Lewat Kemenangan Dengan Selisih 54 Poin Atas Nets