Pelita Jaya Bakrie Jakarta menangi laga sengit melawan Evos Thunder Bogor dengan skor akhir 69-63, Jumat 18 Maret 2022. 

Meski menguasai penuh jalannya gim di paruh pertama, Pelita Jaya mendapatkan gempuran hebat dari Evos Thunder di kuarter tiga. Evos bahkan sempat unggul lima poin. 

Sayangnya, di pertengahan kuarter empat, Evos Thunder mengalami kebuntuan. Selama tiga menit lebih, mereka tak mencetak angka.

Sebaliknya, Pelita Jaya mencetak delapan poin yang cukup untuk membuka jarak. Di kurun waktu itu, Evos Thunder menembak 0/6 dan membuat dua turnover. 

"Evos hari ini tampil sangat menyulitkan untuk kami," terang Jap Ricky Lesmana, Asisten Pelatih Pelita Jaya. "Mereka cukup kompak dan disiplin dalam bertahan. Menyerangnya pun cukup berani. Ini kemenangan yang penting buat kami," tutupnya.

Top skor Pelita Jaya hari ini adalah Andakara Prastawa dengan 15 poin, 4 asis, dan 3 steal. Prastawa memasukkan 3/6 tripoin (50 persen). Dior Lowhorn cukup kesulitan menemukan akurasinya. Ia hanya menembak 33 persen namun tetap dobel-dobel 13 poin dan 12 rebound. 

Hardian Wicaksono juga mencetak 13 poin yang ditambah 7 poin. Muhammad Arighi melengkapi dengan 10 poin. Wicak dan Arighi memulai gim dari bangku cadangan. 

"Sebenarnya kami sudah memberikan perlawanan yang bagus di kuarter tiga. Akan tetapi, ya ini pemain muda, saat posisi unggul, tertekan, seringnya hilang kendali dan akhirnya melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Ini tugas saya sebagai pelatih dan tim untuk terus membuat pemain lebih baik, utamanya dalam situasi tersebut," jelas Andre Yuwadi, Kepala Pelatih Evos Thunder. 

Untuk Evos Thunder, Jaywuan Hill menjadi top skor dengan 11 poin dan 5 rebound. Daniel Wenas serta Juan Alexius Anggara membantu masing-masing melalui 10 poin. 

Pelita Jaya menang sembilan gim beruntun dan kini memiliki rekor (13-1). Untuk Evos Thunder, kekalahan keempat beruntun ini membuat rekor mereka menjadi (3-12). (DRMK)

Foto: Hariyanto 

Populer

Kyrie Irving Penyebab LeBron James Meninggalkan Cavaliers
Center Terbaik Sepanjang Masa Versi Shaquille O'Neal
Michael Jordan Menganggap LeBron Sebagai “Ancaman”
Slovenia Kalah di Laga Pertama, Luka Doncic Cetak Rekor dan Sempat Bersitegang
Potensi Yang Hansen Terlalu Besar Untuk Diabaikan
Rui Hachimura Bukan Prioritas Jangka Panjang Lakers
Barisan Veteran SM Pimpin Kebangkitan atas DU di Final Gim 1 All-Indonesian!
Survei ESPN, Shai Gilgeous-Alexander Bukan Favorit Pertama MVP Musim Depan
Nikola Jokic Pimpin Serbia Raih Kemenangan Perdana di FIBA EuroBasket 2025
Klaim Berani Anthony Edwards Tentang adidas AE2