Partai final Azawear 3X3 membuka final party Honda DBL 2021 East Java Series, Minggu (21/11). Tim SMA Taruna Nusa Harapan Mojokerto menjadi yang terbaik di kategori putra. Sementara SMAN 4 Sidoarjo (Smanivda) juara di sektor putri.

Tim putra Taruna Nusa Harapan berhasil menyabet juaraAzawear 3x3 seusai mengalahkan SMA Ciputra Surabaya dengan skor 14-8. Bobby dan Christian menjadi pemain andalan Taruna Nusantara Harapan di pertandingan ini. Bobby membawa timnya unggul 6-2 lewat dua tembakan dua angka berturut-turut.

Taruna Nusa Harapan sulit dibendung  di pertandingan ini. Mereka acap kali melancarkan tembakan jarak jauh yang begitu merepotkan Ciputra. Stanley yang selama ini menjadi andalan Ciputra, berhasil diredam di laga ini. Taruna Nusa Harapan menang dengan skor 14-8.

“Saya amat bersyukur bisa membawa harum nama sekolah. Teman- teman bermain sangat baik. Banyak tembakan open three yang bisa kami eksekusi dan berbuah poin.“ ucap Bobby.

Sementara itu, tim putri Smanivda bermain apik ketika menghadapi SMA ITP Surabaya di pertandingan final. Smanivda sebenarnya tertinggal 2-6 di tiga menit awal. Namun mereka berhasil menyamakan skor menjadi 7-7.

Selanjutnya, Salsabilla dan kawan-kawan bangkit dari ketertinggaan. Mereka terus berjuang hingga menit akhir. Smanivda menutup pertandingan ini dengan skor ketat 10-9.

"Kami senang sekali. Hasil latihan kami selama ini berhasil berbuah kemenangan. Kami hanya fokus untuk berani menembak dan tidak takut untuk menghadapi lawan," ujar Salsabilla. (rio)

Populer

Clippers Rekrut Pemain Tertinggi dan Terpendek di NBA Sekaligus
LeBron James Bocorkan Proyek Dokumenter Kariernya
Yuki Kawamura dan Rui Hachimura Bersatu di Clippers
Ingin Fokus ke Miami Heat, Timnas Yunani Tanpa Giannis di Kualifikasi
Tim 5x5 Putra Tampil di Asian Games 2026, Empat Pemain Gabung Pelatnas
Masih Tanpa Klub, Russell Westbrook Tetap Santai
Menghindari Lingkaran Setan Basket Indonesia
Paling Cepat Jimmy Butler Kembali Sebelum Trade-Deadline
Milos Pejic di Tengah Angin Ribut Skuad Muda Indonesia
Arah dan Langkah Timnas Putra Indonesia yang Semakin Membingungkan