Ada satu catatan kecil yang menarik dalam kemenangan Oklahoma City Thunder 128-110 atas Los Angeles Clippers. Bukan tentang Thunder yang memastikan diri sebagai unggulan pertama Wilayah Barat. Tetapi Shai Gilgeous-Alexander tidak mencetak poin melalui tembakan gratis.
MVP NBA 2025 itu mendapat julukan sebagai “Foul Artist” karena kemampuan "membuat" tembakan gratis. Shai memimpin liga dengan total 540 tembakan gratis. Rata-rata Shai mencetak 7,9 tembakan gratis per gim dengan persentase 87,9 persen.
Shai tidak ambil pusing dengan julukan Tukang Free Throw tersebut. Ia juga santai saat menanggapi rekornya yang tidak mencetak tembakan gratis untuk pertama kali dalam lima tahun terakhir. Shai tetap fokus menjadi pencetak skor terhebat di liga.
Baca juga: Thunder Jadi Penguasa Wilayah Barat Dalam Tiga Musim Beruntun
“Anda baru saja mengatakannya. Semua pencetak poin terbaik mendapat kesempatan dalam tembakan gratis. Saya ingin menjadi yang terbaik. Jadi apapun yang diperlukan untuk menjadi yang terbaik. Itulah yang saya lakukan,” kata Shai.
Dalam pertandingan melawan Clippers pada Rabu (8/4) di Intuit Dome, Los Angeles itu, Shai meraup dobel-dobel 20 poin dan 11 asis. Pemain asal Kanada tersebut mencetak 9/17 tembakan selama 30 menit. Tapi Shai hanya mendapat satu kali tembakan gratis dan gagal mengeksekusi tembakan.
Baca juga: Shai Gilgeous-Alexander Respons Persaingan MVP Musim Ini
Ini menjadi pertama kalinya sejak 10 Desember 2021 Shai tidak membuat satu tembakan gratis. Pada saat yang sama, Shai membukukan setidaknya 20 poin beruntun dalam 132 pertandingan beruntun di musim reguler.
Shai memiliki rekor tembakan gratis tertinggi karier yang dicapai pada musim ini. Tepatnya pada 25 Oktober 2025 saat Thunder menang 141-135 melawan Indiana Pacers melalui overtime. Shai mencetak 23/26 tembakan gratis yang menghasilkan 55 poin, 8 rebound, dan 5 asis.
“Tembakan gratis merupakan bagian dari permainan. Jika saya dilanggar, ya itu pelanggaran. Jika saya tidak dilanggar, saya akan mencoba memasukkan bola. Begitulah cara bermain basket,” ungkap pemain 27 tahun itu.
Terlepas dari tembakan gratis, Shai masih menjadi kandidat terbaik MVP. Pada musim ini Shai bersaing dengan Victor Wembanyama, Nikola Jokic, dan Luka Doncic. Shai meraih rata-rata 31,1 poin per gim. Terbanyak kedua setelah Luka Doncic dengan 33,5 poin per gim. (rag)
Foto: NBA