Los Angeles, 13 Februari waktu Ammerika Serikat. Sinar terang gemerlap rangkaian kegiatan NBA All-Star 2026 dimulai. Arena legendaris KIA Forum menjadi titik pembuka. Ruffles NBA All Star Celebrity Game 2026 menjadi tempat pertemuan antara olahraga, kultur, dan kekuatan para pesohor.
Bukan hanya wadah laga, KIA Forum yang legendaris juga menjadi tempat bertemunya aksi-aksi hiburan atraktif dan juga "pergelaran" fashion para pesohor yang datang.
Sejak tepis mula, KIA Forum langsung terasa energik. Aksi-aksi fastbreak langsung mengundang gemuruh. Tembakan-tembakan para pesohor membuat para penonton yang datang bersorak ikut mendukung dan menyemangati. Hasil Akhir, Tim Giannis menang 65-58 atas Tim Anthony.
Sorotan MVP
Lampu sorot utama mengarah kepada Rome Flynn. Ia memasukkan 17 poin sepanjang laga sambil bertugas menjaga ritme pertandingan. Ketenangan aksi-aksinya mendapat ganjaran gelar Celebrity Game MVP.
Deretan Bintang dan Pesohor
Roster tahun ini sedikit banyak mencerminkan NBA yang semakin mendunia. Mereka yang tampil adalah kombinasi antara atlet dan pesohor dari berbagai negara. Antara lain Tacko Fall, Jeremy Lin, Simu Liu, Dylan Wang, dan Jayson Williams.
Salah satu yang paling menarik adalah hadirnya Dylan Wang atau yang lebih dikenal dengan Wang Hedi. Percaya diri dengan rambut berwarna merah, ia juga percaya diri di lapangan. Ia populer di dunia karena membintangi serial Meteor Garden dan Love Between Fairy and Devil.
Termasuk pula Jeremy Lin dan Simu Liu. Kehadiran mereka memperkuat koneksi Asia di NBA.
Suntikan Energi di Waktu Jeda
Jeda antarbabak menjadi milik CORTIS. Sensasi K-Pop ini seolah mengubah KIA Forum menjadi konsernya sendiri. Aksi vokal dan koreografi memukau ribuan penonton yang hadir langsung. Aksi-aksi di hari Jumat menjadi pembuka spektakuler rangkaian kegiatan akhir pekan MBA All-Star 2026 di Los Angeles.
Bergerak ke Intuit Dome
Setelah Ruffles NBA All-Star Celebrity Game, rangkaian kegiatan bergerak ke Castrol Rising Stars di Intuit Dome. Masih pada hari yang sama. Jarak antara dua arena besar ini dalam kondisi normal hanya sekitar 7 menit. Namun oleh karena kegiatan All Star, lalu lintas menjadi padat dan memperpanjang waktu sampai hampir 30 menit.
NBA menyediakan transportasi untuk bergerak dari KIA Forum ke Intuit Dome. Memastikan para peliput bisa melaporkan setiap kegiatan dengan sangat baik.
Rising Star Bersinar di Intuit Dome
Apabila Celebrity Game merayakan keberagaman dan popularitas, Castrol Rising Stars menampilkan masa depan. Aksi para ruki dan para pemain tahun kedua seolah memberi gambaran masa depan NBA beberapa tahun bahkan puluh tahun ke depan.
Para pemain direkrut oleh para pemain legendaris. Setelah bertanding dengan seru, Tim Vince unggul 25-24 atas Tim Melo. V.J. Edgecombe muncul sebagai MVP.
Perebutan gelar juara berlangsung ketat. Tim Melo sudah unggul 24-23. Stephon Castle mencetak angka melalui tepisan. Namun kemudian muncul Edgecombe. Ruki Philadelphia Sixers ini sukses memasukkan dua tembakan gratis kemenangan Tim Vince. Edgecombe finis dengan 17 poin di semifinal dan 6 poin di final.
Rising Stars ditangani oleh para pemain legendaris. Carmelo Anthony pada Tim Melo, Tracy McGrady untuk Tim T-Mac, Vince Carter memegang Tim Vince. Sorotan terbesar juga jatuh kepada tiga ruki hebat tahun ini, Cooper Flagg, Kon Knueppel, dan V.J. Edgecombe.
Atmosfer yang menaungi dua ajang pembuka ini sangat terasa. Pemain muda, cepat, berani, cepat. Aksi-aksi tripoin dari jarak jauh, steps back, slam dunk, dan tembakan-tembakan yang percaya diri sangat amat menghibur.