Kompetisi bola basket di Eropa semakin ramai dengan rencana kehadiran NBA. EuroLeague, yang “menguasai” bola basket profesional di Benua Biru itu, memang tidak terlalu senang dengan rencana NBA. Tapi EuroLeague juga tidak khawatir dengan adanya kompetisi baru.
CEO EuroLeague Paulius Motiejunas sangsi NBA Eropa akan mendapat kesuksesan meski memiliki konsep dan ide yang terlihat menawan. Motiejunas menyatakan keyakinannya bahwa EuroLeague tetap menjadi pilihan utama tim-tim Eropa.
“Kami baru mendengar rencana atau gembar-gembor tentang betapa menakjubkannya NBA Eropa dan betapa besar potensinya. Tetapi teori dan praktek adalah hal yang berbeda. Kami telah berada di sini selama 26 tahun. Kami tahu cara kerja di Eropa,” kata Motiejunas melalui ESPN.
Baca juga: NBA Eropa Bergulir Oktober 2027 Dengan 16 Tim 10 Desember 2025
NBA telah bekerja sama dengan FIBA untuk membuat liga baru di Eropa. Rencana liga baru tersebut akan dimulai pada Oktober 2027. NBA Eropa diikuti 16 tim dengan 13 anggota tetap.
Ada tujuh negara yang telah teridentifikasi menggelar NBA Eropa yaitu Yunani, Prancis, Jerman, Italia, Turki, Spanyol, dan Inggris. Adapun kota-kota yang berpotensi menjadi tuan rumah adalah Athena, Paris, Lyon, Istanbul, Munich, Berlin, Milan, Roma, Barcelona, Madrid, Manchester, dan London.
Perhatian tertuju pada tiga klub EuroLeague yang belum memperbaharui lisensi 10 tahun. Klub-klub tersebut adalah Real Madrid, Fenerbahce, dan Asvel, yang merupakan klub miliki Tony Parker. Di sisi lain, Parker telah mengisyaratkan dukungannya untuk NBA.
Baca juga: Kontestan NBA Eropa Ditaksir Punya Nilai Valuasi Hingga 1 Miliar Dolar AS
Sedangkan Barcelona baru-baru ini menolak perpanjangan kontrak EuroLeague. Tapi ada indikasi Barcelona akan memperpanjangnya selama 10 tahun setelah musim ini. Klub EuroLeague dilaporkan memiliki klausul sebesar 10 juta Euro atau 11,6 juta Dolar As jika keluar.
EuroLeague dianggap menjadi kompetisi bola basket profesional terbaik di luar NBA. Saat ini ada 20 tim anggota EuroLeague dengan 13 diantaranya merupakan klub pemegang saham. Selain Barcelona, diantaranya ada Bayern Munich, Olympiakos, Panathinaikos, Real Madrid, dan AS Monaco.
“NBA telah mengumumkan berbagai hal dalam setahun terakhir tapi tetap saja tidak ada yang bisa dipastikan. Sebagai pebisnis, para pemilik tim juga mulai menyadari bahwa ini seperti rekaman yang terus diputar dengan kalimat awal musim 2027 sudah di depan mata,” ucap Motiejunas. (rag)
Foto: EuroLeague Basketball