Draymond Green Membela Diri Soal Insiden Menginjak Domantas Sabonis

| Penulis : 

Draymond Green tidak pernah kekurangan kontroversi. Salah satu yang paling diingat adalah insiden menginjak dada Domantas Sabonis. Draymond berbicara soal kejadian itu setelah 2,5 tahun berlalu.

Pemain Golden State Warriors itu membela diri. Dalam siaran lamgsung di Twitch bersama Kai Cenat itu, Draymond mengklaim bahwa potongan video dirinya menginjak Sabonis itu tidak menceritakan keseluruhan kejadian. Draymond menuturkan bahwa pergelangan kakinya terkunci karena Sabonis.

“Kalian harus memperhatikannya lagi karena kenapa dia memegang pergelangan kaki saya? Kalian tidak boleh melakukannya atau saya akan menginjakmu,” kata Defensive Player of the Year 2017 itu.

Baca juga: Draymond Green Berani Menjamin Warriors Juara Musim Depan

Insiden itu terjadi di Gim 2 ronde pertama Playoff NBA 2023 saat Golden State Warriors melawan Sacramento Kings. Pada tujuh menit terakhir kuarter keempat, Sabonis berusaha merebut rebound. Ia terjatuh dan mencengkram pergelangan kaki Draymond.

Itulah momen yang membuat Draymond terkena sanksi larangan bermain satu gim. Ia menginjak dada Sabonis. Draymond juga langsung dikeluarkan dari pertandingan. Warriors akhirnya kalah di gim tersebut.

“Dia (Sabonis) membalut pergelangan kaki saya. Mereka tidak ingin kalian melihat hal itu. Dia memegang seluruh pergelangan kaki saya tetapi mereka hanya ingin kalian melihat bagian injakannya saja,” tegas Draymond.

Baca juga: Pertemuan LeBron dan Draymond Green Memantik Spekulasi

Cengkeraman Sabonis memang tidak luput dari perhatian. Wasit memutuskan pelanggaran teknis. Tapi tindakan balasan Draymond juga dianggap berlebihan. Kedua pemain tersebut sama-sama bersalah. Bedanya Sabonis tidak memiliki riwayat melakukan tindakan kontroversial itu.

Insiden itu membuat reputasi Draymond sebagai “dirty player” semakin melekat. Injakan ke Sabonis menjadi salah satu dari sekian banyak hal kontroversi Draymond di NBA. Ia pernah kena skorsing karena menendang Steven Adams di Final NBA 2016.

Tahun 2022-2023 menjadi salah satu musim kelam bagi Draymond. Sebelum musim baru dimulai, Draymond menonjok rekan setimnya saat itu, Jordan Poole. Draymond memukul Jusuf Nurkic pada 13 Desember 2023.

NBA kemudian menjatuhkan skorsing tanpa batas waktu ke Draymond. Ia kembali setelah melewatkan 12 pertandingan. Draymond juga diharuskan menjalani sesi konseling selama hukuman tersebut. (rag)

Foto: NBC Sports

Populer

Jadi Musuh Baru di New York, Wemby: Belum Selevel Trae Young
Isu Positif dan Negatif Terkait Kemitraan Stephen Curry dan Li-Ning
LeBron James Ungkap Momen yang Akan Membuatnya Meninggalkan NBA
Kiprah Quin Snyder Menjanjikan, Hawks Beri Kontrak Jangka Panjang
Rumor Celtics, Kepergian Nikola Vucevic dan Peluang Reuni dengan Al Horford
NBA Akui Wasit Melewatkan Pelanggawan Wembanyama Terhadap Brunson
Spurs Membungkam Kebisingan Penggemar Knicks di MSG
Jadwal Final NBA 2026, Spurs vs Knicks Mengulang Sejarah
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga